RSS

DESA WANA, DESA TRADISIONAL DI LAMPUNG TIMUR

desa-wanaRumah Adat Lampung Melinting di Desa Wana, Lampung Timur (pariwisata lampungcom)

Desa Wana merupakan satu desa tradisional yang terletak di Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur.  Desa Wana merupakan satu dari tujuh (7) desa inti masyarakat Lampung Melinting, sekaligus merupakan salah satu dari enam (6) Desa Pewaris Kebudayaan Asli Keratuan Melinting. Hampir separuh dari rumah penduduk di Desa Wana masih menggunakan arsitektur tradisional rumah adat Lampung, yakni rumah panggung dengan bahan kayu.  Berjarak sekitar 70 km dari Kota Bandar Lampung, Desa Wana yang merupakan Desa Tradisional di Lampung Timur ini dapat dicapai dalam tempo 3 jam perjalanan jika melalui jalur Panjang – Sribhawono.

PROFIL DESA WANA

desa-wana-kecamatan-melinting-lampung-timur

Sebagian masyarakat Desa Wana ini juga masih menggunakan beberapa alat tradisional untuk kehidupan sehari-hari, diantaranya adalah mereka  masih memasak menggunakan tungku kayu.  Desa Wana memiliki luas wilayah sebesar 1.021 ha, dengan jumlah penduduk sekitar 10.000 jiwa dari sekitar  2.400 Kepala Keluarga, dengan mayoritas profesi penduduknya adalah Petani dan Buruh Tani.  Komposisi penduduk berjenis kelamin laki-laki dan perempuan di Desa Wana hampir berimbang.  Uniknya meskipun merupakan Desa Adat Lampung, sekitar separuh penduduk Desa Wana berasal dari suku lain, seperti Suku Jawa, Padang, Bali, dan Batak.

UPAYA MELESTARIKAN ADAT LAMPUNG DI DESA WANA

desa-wana-lampung-timur

Selain mempertahankan arsitektur rumah adat Lampung yang dikenal dengan sebutan Nuwo Panggung, masyarakat Desa Wana masih melakukan beberapa upacara adat khas Lampung Timur, diantaranya Upacara Pernikahan, dan Pertemuan Adat.  Dalam Upacara Pernikahan, Tari Melinting yang dilakukan oleh para penari selalu ditampilkan.

TARI MELINTING

tari-melinting

Tari Melinting merupakan tarian menyambut tamu, tarian adat Lampung Timur yang sudah terkenal, bahkan hingga ke mancanegara. Tari Melinting biasanya digelar dengan iringan alat musik tradisional seperti gamelan.  Demikian sekilas gambaran tentang upaya melestarikan adat Lampung di Desa Wana.

Jpeg

Sejarah tari melinting konon berawal pada abad ke-16, yaitu pada masa silsilah kedua Keratuan Melinting Pangeran Panembahan Mas. Pada masa itu pengaruh Islam mulai mendominasi tata cara tarian, termasuk mempengaruhi tari melinting. Tarian ini terdapat di daerah Kecamatan Labuhan Maringgai, Desa Meringgai dan Wana, yang masuk wilayah Kabupaten Lampung Timur.

Fungsi tari melinting sudah banyak berubah, tidak seperti pertama kali diciptakan oleh Ratu Melinting. Ia memaparkan, tari melinting sebelum mengalami perkembangan penyempurnaan adalah mutlak sebagai tarian keluarga Ratu Melinting yang dipergelarkan hanya pada saat acara gawi adat Keagungan Keratuan Melinting. Para penarinya hanya terbatas dimainkan putera dan puteri Ratu Melinting sendiri. Pagelarannya dilakukan di Sesat atau Balai Adat.

tari-melinting-menyambut-tamu-desa-wana-lampung-timur

Tari melinting yang dikembangkan kembali sejak 1958, tidak lagi merujuk sepenuhnya pada bentuk aslinya, baik gerak, busana, dan aksesoris. Telah terjadi modifikasi di sana-sini. Dari segi fungsi pun, persembahan tari melinting telah bergeser dari peragaan sakral menjadi tarian hiburan lepas atau paling tidak menjadi persembahan pada tamu agung yang berkunjung ke Lampung.

Sejak mengalami pergeseran fungsi, busana tari yang dipakai pun berubah agak jauh dari bentuk dan warna aslinya. Dulu penari melinting putra memakai kopiah emas melinting, baju dan jung sarat yang diselempangkan, baju teluk belanga, kain tuppal disarungkan, kipas warna merah, bulu seretei, sesapur handak putih, bunga pandan, dan celana panjang putih. Sekarang, penari putra memakai kopiah emas pepadun, baju teluk belanga, kain tapis, kipas warna bebas, dan bulu seretei. Untuk busana dan aksesoris penari putri, tari melinting lama menggunakan siger melinting cadar warna merah/putih, kebaya putih tanpa lengan, tapis melinting, rambut cemara panjang, kipas warna putih, gelang ruwi dan gelang kano. Sekarang pakaian dan aksesori itu diganti dengan siger melinting cakar kuningan, kebaya putih lengan panjang, tapis pepadun, rambut disanggul, kipas warna bebas, gelang rawi dan buah jukum.

Gerakan yang dipakai dalam tari melinting dibedakan antara gerakan penari putera dan gerakan penari puteri. Gerakan penari putera meliputi babar kipas, jung sumbah, sukkung sekapan, balik palau, kenui melayang, nyiduk, salaman, suali, niti batang, lutcat kijang, dan lapah ayun. Sedangkan gerakan untuk penari puteri terdiri dari gerakan babar kipas, jung sumbah, sukung sekapan, timbangan atau terpipih mabel, melayang, ngiyan bias, nginjak lado, nginjak tahi manuk dan lapah ayun. (Sumber : Budaya Kesenian Lampung TMII).

KERATUAN MELINTING

Setelah runtuhnnya kerajaan Majapahit sekitar awal abad ke 15, timbulah kerajaan Islam di Pulau Jawa.  Salah satu di antara Walisongo yaitu  Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati berhasil menaklukan Jawa Barat termasuk daerah Banten, dan kemudian Banten diserahkan kepada anaknnya yang tua Maulana Hasanuddin yang bergelar Pangeran Sabakingking. Pada suatu ketika, Sultan Maulana Hasanuddin mengirim utusan ke Lampung untuk berdakwah menyebarkan ajaran agama Islam. Adapun yang diutus Sultan Banten itu adalah dua juru dahwah yaitu Ratu Saksi alias Darah Putih dan Ratu Simaringgai yang kemudian bergelar Ratu Melinting.

Penyebaran Agama Islam di Lampung antara lain melalui Labuhan Maringgai sekarang, yang berada di bawah kekuasaan Ratu Pugung,  mereka mengajarkan agama Islam terhadap Ratu Pungung dan rakyat Keratuan Pugung hingga berbulan-bulan lamanya. Ratu Pugung mempunyai cucu dua orang gadis yaitu yang bergelar Putri Sinar Alam, anak dari Singindor Alam merupakan anak tertua Ratu Pugung. Satunya lagi bergelar Putri Sinar Kaca, anak dari Gayung Garunggung yang merupakan anak Ratu Pugung yang lebih muda.

Putri Sinar Alam kawin dengan Ratu Saksi (Darah Putih) dan mempunyai anak lelaki bernama Minak Kejala Ratu. Putri Sinar Kaca kawin dengan Ratu Simaringgai yang juga mempunyai anak lelaki bernama Minak Kejala Bidin. Sebelum Minak Kejala Ratu dan Minak Kejala Bidin lahir, sewaktu mereka masih di dalam kandungan, ayah mereka yang kembali ke Cirebon tidak kembali ke Lampung. Setelah Minak Kejala Ratu dan Minak Kejala Bidin tumbuh menjadi pemuda, suatu ketika mereka berdua bertanya kepada ibu mereka, siapa dan dimana gerangan ayah mereka berdua berada. Akhirnya Putri Sinar Kaca menjelaskan tentang bapak mereka berdua, dan Minak Kejala Ratu serta Minak Kejala Bidin kemudian menyeberang ke Banten dengan menaiki perahu mencari ayah mereka. Minak Kepala Bidin menghadap Sultan Maulana Yusuf anak Sultan Maulana Hasanuddin.

Peristiwa ini diperkirakan terjadi sekitar tahun 1575 Masehi. Setelah Minak Kejala Ratu Minak Kejala Bidin menghadap Sultan Maulana Yusuf di Pusiban Agung, Sultan Maulana Yusuf meminta tanda bukti dari mereka berdua, kalau benar mereka berdua anak pamannya yang bergelar Ratu Saksi dan Ratu Simaringgai. Minak Kejala Ratu dan Minak kejala Bidin memperlihatkan cincin yang dipakai mereka kepada Sultan Banten. Cincin itu adalah emas kawin ibu mereka berdua yang di bawa bapak mereka dari Banten sewaktu ditugaskan Sultan Maulana Hasanuddin menyebarkan agama Islam di Lampung. Setelah Sultan Maulana Yusuf memeriksa cincin yang diperlihatkan mereka berdua berdua, Maulana Yusuf menegaskan bahwa mereka benar anak pamannya dan itu berarti adiknya juga.

Maulana Yusuf juga menegaskan bahwa mereka tidak perlu menunggu ayahnnya, ayah mereka sedang bertugas jauh untuk berdakwah dan sulit mencari mereka. Sultan meminta mereka untuk istirahat di Surosowan, istana Sultan Banten. Kurang lebih seminggu kemudian, Minak Kejala Ratu dan Minak Kejala Bidin diterima di Pusiban Agung. Sultan Maulana Yusuf memerintahkan mereka berdua agar kembali ke Lampung dan berpesan agar wilayah kekuasaan Ratu Pugung dibagi menjadi dua bagian: Wilayah Labuhan Meringgai diperintah Kejala Bidin atau disebut Keratuan Merinding, dan Wilayah Kuripan Kalianda dipimpin Kejala Ratu yang disebut Keraturan Merinding atau Ratu Berdarah Putih.

RUMAH ADAT LAMPUNG MELINTING

rumah-penduduk-desa-wana-lampung-timurarsitektur-rumah-adat-desa-wana-lampung-timur

Rumah adat Lampung Melinting memiliki ornamen ukiran khas Lampung.  Konon arsitektur rumah adat tradisional Lampung Melinting di Desa Wana ini dipengaruhi oleh arsitektur Kayuagung, Sumatera Selatan.  Rumah penduduk berjajar di satu ruas jalan, konon sesuai kesepakatan mengenai tata ruang desa.  Di belakang rumah-rumah penduduk biasanya sudah berupa ladang atau kebun warga.

Ada sekitar 100 rumah panggung yang yang masih dijaga keasliannya sejak dulu di Desa Wana,” ujar Iskandar, Kaur Pemerintahan di Desa Wana.

WISATA TRADISIONAL DI DESA WANA

POTENSI WISATA DESA WANA

Desa Wana yang masih cukup menjaga sisi ketradisionalannya sebenarnya menyimpan Potensi Wisata cukup besar, khususnya Wisata Budaya berupa Arsitektur Rumah Adat, Tari Melinting, Kuliner khas Lampung Melinting, termasuk untuk Wisata Agro, khususnya Buah Durian, Duku dan Manggis.

Potensi wisata Desa Wana telah dilihat Pemerintah Kabupatan Lampung Timur sejak lama, bahkan sudah digadang sebagai desa wisata sejak tahun 1994.  Pada tahun itu Pemerintah Provinsi Lampung menetapkan Desa Tradisional Wana sebagai salah satu obyek pariwisata budaya. Ungkapan Indonesia “pariwisata budaya” atau sering diringkas menjadi “wisata budaya”.

TANTANGAN SEKTOR PARIWISATA DESA WANA

Sangat disayangkan, potensi besar dari daerah yang menyimpan sejarah ini terbengkalai tanpa pengelolaan yang baik, sehingga perkembangannya pun jalan di tempat.  Kondisi ini dibenarkan oleh Iskandar, Kaur Pemerintahan di Desa Wana yang dipercaya unuk mengelola wisata budaya desanya.

Segala sarana prasarana yang ada di Wana ini semua atas inisiatif swadaya dari masyarakat setempat. Hingga saat ini kontribusi pemerintah daerah untuk wisata Desa Wana hanya sebatas penyuluhan saja”. Kata Iskandar

Pemerintah hadir baru sebatas penyuluhan, tanpa adanya pendampingan serius. Sarana prasarana selamaini dikumpulkan secara swadaya masyarakat, misalnya: alat musik Talo  dan baju adat tari melinting. Pengelolaan wisata yang kurang serius tersebut berdampak kontra-produktif, diantaranya telah ada beberapa rumah dirobohkan karena minimnya perawatan.

UPAYA MENJAWAB TANTANGAN SEKTOR PARIWISATA DESA WANA

Tantangan sektor Pariwisata sebenarnya bukan tanggungjawab Pemerintah Daerah semata, yang ketersediaan sumber dana nya juga terbatas.  Upaya yang bisa dilakukan untuk menjawab tantangan itu adalah dengan membangun infrastruktur yang paling mendesak seperti akses jalan, menyiapkan keterlibatan masyarakat menjadi unsur vital yang perlu dioptimalkan.  Koordinasi dan pengintegrasian setiap elemen yang dapat mendukung kemajuan wisata juga mendesak dilakukan, dan untuk hal ini Pemerintah Daerah memang harus tampil didepan, sebagai Administratornya.

Metode ini sudah berhasil dikembangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, yang mampu menggenjot kunjungan wisatawan hingga 400% dalam beberapa tahun terakhir.

Sedangkan bagi masyarakat, khususnya pecinta traveling, dukungannya sangat diharapkan untuk memajukan pariwisata suatu daerah. 

Oleh sebab itu Sahabat Traveller, kalau sedang traveling ke Lampung Timur, selain ke Way Kambas ada baiknya kita berkunjung ke Desa Tradisional Wana, dan melihat langsung Warisan budaya Lampung yang tersisa dan coba dilestarikan masyarakat setempat, sebagai penghargaan terhadap upaya masyarakat Desa Wana, sekaligus sebagai wujud nyata keterlibatan kita dalam memajukan pariwisata lampung.

Demikian artikel DESA WANA, DESA TRADISIONAL DI LAMPUNG TIMUR, semoga bermanfaat.

Bantu Like & Share ya Guys 🙂

 

Kembali ke : Tempat Wisata di Lampung

Sumber :

– Pariwisata Lampung . com

– Ayo ke Lamtim . com

– Lampung Timur Story Blog Spot . co . id

– Keliling Lampung WordPress . com

– Ulun Lampung Blogspot . co . id

– oto detik . com

– Taman Mini . com

– Ismu – Nagaritohlangpohwang blogspot . com

Save

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 5 Maret 2017 in WISATA LAMPUNG

 

Tag: , , , , , , ,

TAMAN PURBAKALA PUGUNG RAHARJO LAMPUNG TIMUR

taman-purbakala-pugung-raharjo

Taman Purbakala Pugung Raharjo terletak di Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur. Situs Purbakala yang terletak di Desa Pugung Raharjo ini berjarak sekitar 52 kilometer dari Kota Bandar Lampung.  Jika dari Bandar Lampung, untuk sampai ke Desa Pugung Raharjo, bisa melalui Jalan Ir. Sutami ke arah Sribhawono, Lampung Timur.  Perlu waktu sekitar 2 jam untuk mencapai lokasi Taman Purbakala ini.

 

TAMAN PURBAKALA PUGUNG RAHARJO YANG MENAWAN

 

SEJARAH TAMAN PURBAKALA PUGUNG RAHARJO

Sejarah lahirnya Tempat Wisata Taman Purbakala Pugung Raharjo Lampung Timur ini  bermula dari temuan benda-benda purbakala pada tahun 1954, yakni ketika 78 KK mengikuti program transmigrasi lokal yang diadakan oleh Biro Rekonstruksi Nasional (BRN). Warga transmigrasi lokal dari desa Batanghari, Sekampung itu kemudian membuka hutan Pugung untuk tempat tinggal, pertanian, ladang dan sawah.

Penelitian awal dimulai tahun 1968 oleh Lembaga Purbakala yang dipimpin oleh Drs. Buchori.  Pada tahun 1973  Lembaga Purbakala dan Peninggalan Nasional bekerjasama dengan Pennsylvania Museum University melakukan pencatatan dan pendokumentasian kepurbakalaan Pugung Raharjo yang hasilnya dituangkan dalam Laporan Penelitian Sumatera. Penelitian dan penggalian berlangsung hingga tahun 1980, menghasilkan kesimpulan bahwa kompleks megalitik Pugung Raharjo memiliki luas sekitar 25 ha.

Di dalam situs arkeologi Taman Purbakala Pugung Raharjo ini terdapat komplek peninggalan dari masa megalitik seperti arca, pundan berundak, batu mayat, altar batu, menhir, batu berlubang, serta dolmen peninggalan periode klasik berupa prasasti, dan keramik dari Dinasti Han, Dinasti Sun, dan Dinasti Ming.

 

ADA APA SAJA DI TAMAN PURBAKALA PUGUNG RAHARJO ?

 

RUMAH INFORMASI TAMAN PURBAKALA PUGUNG RAHARJO

Rumah Informasi sesuai namanya adalah tempat yang pertama dituju untuk mendapatkan informasi mengenai Taman Purbakala Pugung Raharjo.  Di sana kita bisa melihat beberapa benda peninggalan purbakala seperti gerabah, guci, batu, arca patung dan tentunya informasi mengenai sejarah ditemukannya Taman Purbakala ini.

 

rumah-informasi-taman-purbakala-pugung-raharjo

Rumah Informasi Taman Purbakala Pugung Raharjo

 

benda-benda-purbakala-di-taman-purbakala-pugung-raharjo

arca-buda-di-taman-purbakala-pugung-raharjo

Arca temuan di Taman Purbakala Pugung Raharjo

 

GERBANG TAMAN PURBAKALA PUGUNG RAHARJO

Selanjutnya kita menuju gerbang Taman Purbakala Pugung Raharjo yang berjarak sekitar 1 km dari rumah informasi.  Dari papan petunjuk yang ada di Gerbang Taman Purbakala, kita bisa mengetahui ada 4 punden dan 2 benteng di Situs Purbakala Pugung Raharjo

BENTENG DI TAMAN PURBAKALA PUGUNG RAHARJO

Taman Purbakala Pugung Raharjo dikelilingi oleh tanggul, konon dulunya merupakan benteng pertahanan.

benteng-di-taman-purbakala-pugung-raharjo

SITUS BATU MAYAT  TAMAN PURBAKALA PUGUNG RAHARJO

Kurang lebih 1 km dari Gerbang, melalui kebun palawija dan tanaman jati, kita akan menemukan Situs Batu Mayat Taman Purbakala Pugung Raharjo.  Situs ini disebut juga  Batu Kandang.

PUNDEN BERUNDAK TAMAN PURBAKALA PUGUNG RAHARJO

Untuk menuju lokasi Punden Berundak, kita harus berjalan kaki lebih dalam menuju jantung Taman Purbakala Pugung Raharjo.

punden-berundak-di-taman-purbakala-pugung-raharjo

Punden Berundak tertinggi di Taman Purbakala Pugung Raharjo

 

KOLAM AWET MUDA TAMAN PURBAKALA PUGUNG RAHARJO

Kolam Megalitik ini terletak di dekat Punden Berundak tertinggi.  Konon kolam ini merupakan Kolam Bertuah, akan membuat mereka yang mandi di kolam ini menjadi awet muda.

kolam-megalitik-taman-purbakala-pugung-raharjo

kolam-bertuah-taman-purbakala-pugung-raharjo

Kolam Awet Muda Taman Purbakala Pugung Raharjo

TIPS BERWISATA KE TAMAN PURBAKALA PUGUNG RAHARJO

Destinasi Wisata ini masih sepi, maka hal ini penting untuk diperhatikan :
  • Jangan datang sendirian, sebaiknya mampir ke rumah informasi untuk ditemani oleh petugas.
  • Bawalah Minum dan Makanan dari luar, mengingat lokasinya yang luas bisa membuat haus dan lapar.
  • Jangan merusak dan mencuri benda-benda purbakala dan property apapun di sana.
  • Jangan membuang sampah sembarangan.

Demikian artikel tentang Taman Purbakala Pugung Raharjo Lampung Timur, semoga bermanfaat.

 

 

 

Sumber:

– wikipedia
– blog hazabizone.blogspot
– blog wijanarko.net
– web Univ. Malahayati

Save

Save

Save

Save

Save

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 17 Februari 2017 in WISATA LAMPUNG

 

Tag: , , , , ,

TEMPAT WISATA MENAWAN DI PAPUA

 tempat-wisata-menawan-di-papuaPerahu Suku Asmat

Tempat wisata di Papua merupakan kekayaan wisata yang indah di Indonesia khususnya di wilayah Timur Indonesia.  Kondisi alam yang masih sangat alami dan indah merupakan kelebihan yang dimiliki oleh Tempat Wisata di Provinsi Papua. Menjelajahi Papua akan menjadi sebuah pengalaman menarik yang bisa Anda ceritakan dengan bangga.

 

TEMPAT WISATA PALING MENAWAN DI PAPUA

Hampir di seluruh penjuru Papua menyimpan keindahan wisata alam yang menawan, indah, serta unik. Maka dari itu, tidak salah jika ada banyak pilihan Tempat Wisata Menawan di Provinsi Papua yang bisa dikunjungi. Bahkan Tempat Wisata yang ada di Provinsi Papua sebagian sudah sangat terkenal di seluruh penjuru dunia.  Budaya masyarakat Papua yang unik dan sangat beragam, penduduknya yang ramah, menjadi daya pesona tersendiri bagi para wisatawan yang mengunjungi Tempat-tempat Wisata di Provinsi Papua.

 

DAFTAR TEMPAT WISATA PALING MENAWAN DI PAPUA

Untuk Anda yang ingin berlibur ke Papua, berikut ini Daftar Obyek Wisata di Papua yang perlu Anda kunjungi.

 

PUNCAK JAYA WIJAYA

puncak-jaya-wijaya-cartenz-pyramid-eloratour
Puncak Jaya Wijaya di Papua.  Sumber: okezone

Puncak Jaya Wijaya  atau Carstensz Pyramid merupakan puncak gunung tertinggi di Indonesia, tak heran selalu masuk dalam Daftar 7 puncak yang menjadi incaran para pendaki gunung dari berbagai belahan dunia.  Salah satu tujuan wisata di Provinsi Papua yang puncaknya selalu tertutup oleh salju ini masuk dalam wilayah Taman Nasional Laurentz.

Puncak Jayawijaya mempunyai panorama yang sangat indah, dan langka sebab puncaknya selalu tertutup oleh salju. Tidak banyak gunung di wilayah tropis yang puncaknya tertutup salju.  Jika dilihat dari udara, Puncak Jayawijaya yang memiliki tinggi 4.884 dapl itu bagaikan permadani yang diselimuti tudung putih. Saat matahari sedang cerah, maka hamparan salju tersebut akan akan memantulkan cahaya matahari yang mempesona.

 

TAMAN NASIONAL LORENTZ

taman-nasional-lorentz-di-papua-eloratour
Taman Nasional Loretz di Papua.  Sumber: wikipedia

Taman Nasional Lorentz dengan luas sekitar 2,4 juta hektar, merupakan taman nasional terbesar yang ada di Asia Tenggara.  Namanya yang agak kebarat-baratan berasal dari nama seorang penjelajah asal Belanda bernama Hendrikus Albertus Lorentz yang melakukan eskpedisi pada tahun 1909.

Taman Nasional Lorentz punya koleksi satwa yang sangat bervariasi, ada 630 jenis burung dan 123 jenis mamalia hidup di sana . Contoh mamalia dan burung yang ada di Taman Nasional Lorentz antara lain: dari kangguru pohon, kuskus, kucing liar, babirusa, walabies, burung cendrawasih, kasuari, beo, burung udang, dan masih banyak lagi.

 

DESA WISATA UGIMBA

desa-ugimba-di-provinsi-papua-eloratour
Rimba di dekitar Desa Ugimba, Desa Wisata di lereng Cartenz, Papua.  Sumber: detiktravel

Desa Wisata Ugimba yang berada di Kabupaten Intan Jaya, merupakan destinasi lain yang ada di Provinsi papua.  Desa Ugimba terletak di ketinggian 3.200 mdpl, adalah desa paling ujung dan terakhir yang ditemui pendaki yang menempuh perjalanan ke Carstensz, satu-satunya tempat bersalju di Indonesia.  Dari Jakarta, wisatawan bisa naik pesawat ke Timika atau ke Nabire dan lanjut menuju Intan Jaya. Perjalanan dari Sugapa, ibukota Kabupaten Intan Jaya ke Desa Wisata Ugimba memakan waktu sekitar 8 jam.

Di Desa Wisata yang diresmikan pad tahun 2014 ini, wisatawan dapat menjajal adrenalin dengan wisata arung jeram di Sungai Kemabu, sungai unik yang mengeluarkan bau harum dan menghasilkan garam.    Ada juga air terjun Degemaga, Mboemaga dan air keramat Sungai Simagabu.  Penduduk desa ini ada sekitar 1.600 orang. Mereka hidup dengan cara berkebun. Kehidupan mereka masih tradisional dan masih banyak pria yang memakai koteka

 

TAMAN NASIONAL WASUR

taman-nasional-wasur-papua-eloratour
Taman Nasional Wasur di Papua.  Sumber: wikipedia

Taman Nasional Wasur merupakan bagian dari lahan basah terbesar di Papua dan sedikit terganggu oleh aktivitas manusia. Biodiversitasnya membuat taman ini dijuluki sebagai “Serengeti Papua“.  Taman Nasional Wasur yang terletak di Kabupaten Merauke ini termasuk lahan basah terbvesar di tanah Papua.

Sekitar 70% dari luas wilayah ini terdiri dari sabana, sementara vegetasi lainnya merupakan hutan rawa-rawa, hutan monsoon, hutan pantai, hutan bambu, padang rumput dan hutan sagu.  Taman Nasional Wasur juga menjadi habitat bagi aneka satwa.

candi-alam-musamus-di-papua-eloratour
Candi Alam Musamus, Papua, rumah ribuan rayap.  Sumber: maulmu

Masih di Taman Nasional Wasur, Kabupaten Merauke, terdapat Candi Alam Musamus, candi hasil karya rayap.  Betul, rayap binatang kecil itu sanggup membuat sarang yang tingginya mencapai 2 meter.  Candialam nan unik ini tersebar di daerah dengan karakter padang sabana.

 

LEMBAH BALIEM

festival-lembah-baliem-papua-eloratour
Festival Lembah baliem, Papua.  Sumber: travel.kompas

Lembah Baliem merupakan lembah di pegunungan Jayawijaya yang berada di ketinggian 1.600 meter dpal, terletak di Desa Wosilimo, 27 km dari Wamena, Papua.  Lembah Baliem merupakan tempat tinggal suku Dani, Yali, dan Lani yang terletak di sekitar Pegunungan Jayawijaya. Lembah Baliem memiliki beberapa keunikan.  Pertama, karena letaknya yang tinggi maka suhu udara di Lembah Baliem bisa mencapai 10-15 derajat Celcius pada malam hari.

Kedua, di Lembah Baliem terdapat pasir putih seperti pasir pantai.  Seperti lembah lainnya, Lembah Baliem dikelilingi perbukitan hijau yang memiliki pemandangan sangat indah dan alami, namun di sana juga ada pemandangan seperti pantai karena adanya pasir putih. Pasir putih di Lembah Baliem mempunyai tekstur sama persis dengan pasir yang ada di pantai, bahkan terasa asin.  Lembah Baliem juga memiliki batu-batu granit yang menyembul dari tanah, hal ini menguatkan pendapat bahwa Lembah Baliem dulunya adalah danau, yang akibat gempa, terjadilah perubahan alam karena lempeng-lempeng bumi yang bergeser.

Warga Lembah Baliem masih mempertahankan adat budayanya, itu terlihat dari kaum pria yang masih memakai koteka, dan kaumperempuan yang masih mengenakan rok rumbai. Di Lembah baliem, setiap tahunnya selama tiga hari di Bulan Agustus, diselenggarakan acara tahunan yaitu Festival Lembah Baliem. Festival ini awalnya merupakan cara pemerintah untuk menghapuskan perang antar suku yang sering terjadi di sini. Banyak wisatawan mancanegara hadir untuk menyaksikan keunikan Festival Lembah Baliem yang membuat mereka terpesona.

 

AIR TERJUN WAFSARAK

air-terjun-wafsarak-di-papua-eloratour
Air Terjun Wafsarag di Papua.  Sumber: traveldetik

Air Terjun Wafsarak terletak di Distik Warsa, sekitar 2 jam dari kota Biak, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua.  Air Terjun yang memiliki ketinggian sekitar 10 meter, terbilang cukup perawan.  Air terjun ini masih jarang dikunjungi wisatawan, padahal alam di sekitar air terjun termasuk sangat indah. Banyaknya pepohonan membuat suasana menjadi sejuk. Airnya yang jernih sangat nyaman saat menyentuh kulit.

Tempat Wisata Air terjun Wafsarak ini bisa membuat wisatawan serasa memiliki tempat pribadi; bisa bermain air, juga lompat terjun dari tebing ke dalam air, secara bebas tanpa terganggu pengunjung lain.  Alternatif lain yang bisa dilakukan di Tempat wisata Wafsawrag ini menyusuri bukit di sekitar air terjuan.

 

DANAU SENTANI

danau-sentani-di-papua-eloratour
Danau Sentani di Papua.  Sumber: travelinghematnusantara

Danau Setani memiliki luas 9.360 hektar, merupakan danau terbesar di Papua. Danau Sentani menawarkan keindahan luar biasa, sedikitnya ada 21 pulau yang menghiasi danau dengan ketinggian 75 meter di atas permukaan laut ini.Terletak sekitar 50 km dari pusat kota Jayapura, Danau Sentani menawarkan bermacam wisata air seperti  berenang, memancing, berperahu, hingga menyantap kuliner di sekitar danau  untuk berkeliling danau.

Di sekitar Danau Sentani terdapat 24 desa di sekitar tempat wisata ini yang bisa Anda kunjungi untuk mengenal keunikan budaya nya dan berinteraksi langsung dengan warganya. Pemandangan deretan rumah panggung dengan jaring ikan menjadi hal yang wajar Anda saksikan di sini. Yang menarik adalah adanya acara tahunan yaitu Festival Danau Sentani yang biasa diselenggarakan setiap pertengahan bulan Juni.

 

KAMPUNG WISATA ASEI

penari-kampung-wisata-asei-pulau-eloratour

Penari Kampung Wisata Asei. Sumber: tourismgoestoschool

Pulau Asei terletak di tengah Danau Sentani, yang merupakan Danau terbesar di tanah Papua. Secara geografis berada di kawasan lereng Pegunungan Cagar Alam Cycloops, Jayapura. Kampung ini dihuni oleh sekitar 300 penduduk yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Untuk mencapai kampung ini anda harus menempuh perjalanan darat dengan waktu 30 menit dari Kota Jayapura dan 10 menit dari Bandara Sentani menuju dermaga di Danau sentani. Setelah sampai di dermaga hanya butuh waktu 5 menit menyeberang menggunakan perahu kayu untuk bisa sampai ke Pulau Asei.

Pulau Asei ini merupakan pulau yang paling sering dikunjungi oleh para wisatawan karena keunikan kreativitas lokal dan jejak sejarah Perang Dunia Ke II yang tersimpan di tempat ini.  Beberapa jenis senjata mesin, tangki-tangki bahan bakar, dan berbagai artefak lainnya tersebar di seluruh wilayah pulau. Peninggalan lainnya yang tidak kalah bersejarah adalah sebuah gereja tua peninggalan Belanda yang sudah dibangun sejak 1928 dan masih terus berfungsi sebagai gereja hingga saat ini. Bangunan ini terletak di puncak tertinggi pulau Asei dan dari halamannya Anda dapat menyaksikan pemandangan Danau Sentani yang luar biasa memukau.

Warga Asei memiliki sebuah seni yang sudah diwariskan antar generasi dan kini menjadi sebuah hasil seni yang begitu terkenal luas di seluruh penjuru Indonesia dan dunia. Lukisan Kulit Kayu adalah karya seni asli Asei yang sudah diakui sebagai karya seni khas Papua dan sangat disukai oleh para wisatawan.Kulit kayu ini diambil dari pohon Ombou yang tumbuh subur di pulau itu.

Tiga pilihan warna lukisan kulit kayu yaitu  putih, hitam, dan merah, yang berasal dari pewarna alami. Putih dari kapur, hitam dari arang, dan merah dari buah merah Papua. Motifnya biasanya bercerita tentang kehidupan dan penggambaran hewan-hewan di dalam keseharian mereka.  Pada setiap motif memiliki arti yang berbeda-beda, seperti misalnya motif Fouw, Motif ini sebenarnya milik keluarga raja dan juga merupakan yang paling terkenal disini. Motif nya bergaris-garis membentuk spiral yang memiliki arti “ikatan kebersamaan dan kekeluargaan”. Motif lainnya seperti Hakhalu yang memiliki arti “putri raja”, motif Yoniki yang berarti “kebesaran seluruh Sentani” dan motif Rasyimrale yang berarti “tempat pijakan raja”

 

KAMPUNG WISATA ABAR

kampung-wisata-abar-papua-eloratour
Kampung Abar
sentra kerajinan gerabah di Papua.  Sumber: beautynesia

Kampung Wisata Abar berlokasi di pulau yang terletak di Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. Kampung Abar menjadi satu-satunya sentra gerabah yang bertahan sampai saat ini di Papua.  Menurut penelitian, tradisi pembuatan gerabah juga ditemukan di pesisir utara Papua, seperti di kampung Kayu Batu, Depapre, Saberi, Mansinam, Kurudu, dan Abar. Tetapi sekarang, hanya tinggal kampung Abar saja yang masih membuat gerabah.

Kampung Wisata Abar bisa diakses menggunakan kapal motor dari Pantai Khalkote, tepian Danau Sentani.  Kampung Abar adalah kampung tua yang merupakan tempat ditemukannya arkeologi berupa situs pemukiman kuno budaya neolitik. Di Kampung Abar juga terdapat kandungan tanah liat yang dapat diolah menjadi gerabah hingga saat ini.

SITUS MEGALITIKUM TUTARI

situ-megalitikum-doyo-papua-eloratour
Situs Megalitikum Tutari, Doyo, dengan latar Danau Sentani.  Sumber: berandapapua

Situs Megalitikum Tutari adalah sebuah Situs Prasejarah dari zaman megalitikum atau zaman batu besar yang berada di Kampung Doyo Lama, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua. Seluruh kawasan situs megalitikum Tutari dikelilingi atau di tumbuhi hamparan pohon akasia. Akses jalan dalam lokasi situs juga cukup baik yaitu jalan yang terbuat dari beton dan menghubungkan setiap objek wisata dalam situs.

Objek wisata di situs wisata Tutari jika di pandang dari segi cerita dibagi dalam 4 bagian yaitu : Pertama, Batu bergambar Hewan (menceritakan hasil tangkapan atau mata pencaharian masyarakat prasejarah Kampung Doyo yang di dapat dari Danau Sentani.  Kedua, Batu Bergambar Gelang (menceritakan tentang harta masyarakat untuk membayar denda atau maskawin).  Ketiga, Batu Ondofolo (menceritakan kisah ondofolo atau kepala suku yang berubah menjadi batu).  Terakhir, Batu barisan laki-laki dan perempuan (sebagai simbol pekuburan).

Selain cerita masa prasejarah  lokasi situs Megalitik Tutari juga menawarkan pemandangan yang sangat indah mulai dari pemandangan danau sentani, hamparan rumpun hijau, batu-batuan besar di bukit dan lain-nya yang dapat di manfaatkan sebagai background foto bagi anda yang hobi fotografi.

 

DANAU PANIAI

danau-paniai-di-papua-eloratour
Danau Paniai di Papua.  Sumber: biasputih

Danau Paniai yang berada di ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut dengan luas 14.500 hektar disebut sebagai danau terindah pada Konferensi Danau Se-Dunia di India pada tanggal 30 November 2007 yang diikuti 157 negara. Danau Paniai merupakan salah satu penghasil ikan air tawar terbesar di Papua, banyak ikan yang Anda temukan di sini seperti ikan mas, ikan nila dan ikan mujair.  Di Danau Paniai kita bisa belajar memancing bersama perempuan-perempuan suku Mee dan Moni yang biasa dipanggil ‘mama’.

Danau Paniai disore hari akan menampilkan pemandangan yang sangat mempesona. Di sana kita dapat menikmati siluet dari tebing-tebing, burung-burung berterbangan di atas danau ditambah perahu nelayan setempat yang mulai merapat pulang.

 

PULAU MANDENA

diving-di-pulau-mandena-papua-eloratour
Diving di Pulau Mandena, Yapen, Papua.  Sumber: kepyapenkab

Pulau mandena terletak di Kabupaten yapen, Provinsi Papua.  Pulau ini terletak dekat dengan Pulau Miosindi. Berwisata di Pulau Miosindi tak lengkap rasanya bila anda tak mengunjungi Pulau Mandena.

Pulau Mandena merupakan pulau tak berpenduduk, namun pulau ini memiliki keistimewaan khusus untuk berwisata selam dikarenakan keindahan panorama bawah lautnya yang tak kalah dihiasi beragam jenis terumbu karang dan ikan hias yang tak dijumpai pada spot-spot selam pada wilayah lain.

 

KAMPUNG WISATA BURUNG CENDRAWASIH

wisata-burung-cendrawasih-papua-eloratour
Wisata Burung Cendrawasih di Kabupaten Yapen, Papua. Sumber: kepyapenkab

Wisata Burung Cendrawasih, ini terdapat di beberapa tempat di Kabupaten Yapen, Papua, diantaranya: Kampung Sawendui, Kampung Barawai, dan Kampung PoomCenderawasih atau paradisoaeidae apoda, minor, cicinnurus regius, dan seleudicis melanoleuca merupakan burung khas dari Provinsi Papua . Dari 43 spesies burung surga ini, 35 di antaranya bisa ditemukan di Papua.  Oleh masyarakat di Papua, burung cenderawasih dipercaya sebagai titisan bidadari tak berkaki atau Apoda, burung yang cantik tetapi tak berkaki, karena mereka berjalan atau hanya bertengger di dahan pohon saja.

Lokasi wisata dapat dijangkau dari Kota Serui, Ibukota Kabupaten Yapen.  Setelah berada di Kota SERUI, wisatawan kemudian dapat melakukan perjalanan menuju destinasi Burung Cendrawasih dengan menggunakan transportasi laut, yakni perahu lokal atau speedboat, dengan waktu tempuh kurang lebih 3-4 jam dari kota Serui.

Burung ini biasanya hidup di hutan yang lebat atau di dataran rendah. Ia memiliki kebiasaan bermain di pagi hari saat matahari mulai menampakkan cahaya di ufuk timur.  Cenderawasih jantan memakai bulu lehernya yang menawan untuk menarik lawan jenis. Tarian cenderawasih jantan amat memukau. Sambil bernyanyi di atas dahan, pejantan ini bergoyang-goyang ke berbagai arah. Kadang malah bergantung terbalik bertumpu pada dahan.
Demikian artikel berjudul TEMPAT WISATA MENAWAN DI PAPUA, semoga bermanfaat.
Jangan lupa klik Like & bantu Share ya guys, biar Keindahan Tempat Wisata Papua, Indonesia, tersebar ke seluruh dunia.
Kembali ke : Wisata Indonesia

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 8 Oktober 2016 in WISATA PAPUA

 

Tag: , , , , , , ,

ADA PERISTIWA APA DI TANGGAL 6 AGUSTUS 2016 MALAM ?

ADA PERISTIWA APA DI TANGGAL 6 AGUSTUS 2016 MALAM ?Langit Malam Bertabur Bintang, Sumber Gambar : di sini

 

Ada peristiwa apa sehingga LAPAN meminta lampu dimatikan pada pukul 20.00 – 21.00 ?  Ternyata ada peristiwa langka yang akan terjadi di 6 Agustus 2016 malam, yaitu kita akan bisa melihat fenomena alam istimewa, dimana Galaksi Bima Saksi dengan ratusan miliar bintang membentang dari Utara ke Selatan menampilkan sinarnya. Galaksi kita Bima Sakti, yang memiliki banyak nama, antara lain Sungai Perak atau Gingga dalam bahasa Jepang, Jalur Susu atau Milky Way dalam bahasa Inggris, atau Selendangnya Bima atau Bima Sakti dalam bahasa Indonesia, adalah gugusan ratusan miliaran bintang yang redup namun mampu menampilkan panorama langit yang sangat indah.

FENOMENA ALAM LANGKA DI TANGGAL 6 AGUSTUS 2016

Sayangnya, bagi kita yang tinggal di perkotaan, polusi cahaya dari hamburan cahaya lampu perkotaan menyebabkan langit tampak terang, sehingga mengalahkan cahaya bintang-bintang di langit malam.  Tapi nggak usah sedih guys, ada masalah pasti ada solusinya.

Ahli astronomi dan astrofisika, Thomas Djamaluddin menggagas “kampanye langit gelap” untuk kembali menikmati indahnya malam bertabur bintang.”


Caranya, pada malam itu semua lampu di luar ruangan, sedapat mungkin termasuk lampu jalan dimatikan. Cukup satu jam saja, pukul 20.00–21.00. Saat itu ketika langit mulai gelap total (karena matahari sudah jauh terbenam dan cahaya senja sudah menghilang) dan aktivitas di luar ruangan mulai berkurang, kita matikan semua lampu luar
,”.  Kita semakin berpeluang besar untuk mengamati langit yang cerah bertabur bintang kalau gangguan polusi cahaya diminimalkan.ucap Thomas melalui tulisan di blog-nya.

 

 

KENAPA DIPILIH TANGGAL 6 AGUSTUS ?

Lapan mengadakan kegiatan tahunan “Malam Langit Gelap” setiap 6 Agustus, sebab bertepatan dengan Hari Keantariksaan.  Namun ada alsan lain selain kaitannya denganHari Keantariksaan, yaitu terkait dengan musim kemarau pada bulan Agustus.
 

 “Mematikan lampu luar selama satu jam, juga sekaligus mengkampanyekan hemat energi seperti Earth Hour,” jelas Thomas.

Thomas Djamaludin juga menyampaikan gagasan LAPAN yang kedua, yakni menjadikan daerah tertentu sebagai kawasan bebas polusi cahaya yang biasa disebut Taman Langit Gelap (Dark Sky Park).  Lapan mengusulkan kawasan sekitar Observatorium Nasional yang akan dibangun di Kupang sebagai kawasan Taman Langit Gelap.  Di kawasan Taman Langit Gelap, penggunaan lampu sangat dibatasi, hanya boleh untuk di dalam ruangan yang tidak memancar ke luar.

Beberapa kawasan di Nusa Tenggara Timur sangat potensial, untuk dijadikan Taman Langit Gelap,” ujar pria lulusan Kyoto University itu.

Kondisi cuaca yang kering, memungkinkan jumlah malam cerah paling banyak. Kawasan seperti ini bisa menjadi daya tarik turis untuk wisata astronomi yang menarik.

 

FENOMENA LANGIT UTARA DAN LANGIT SELATAN

 

Apalagi Indonesia yang berada di wilayah ekuator, memungkinkan kita mengamati langit Utara dan langit Selatan. Di Amerika, Jepang, dan Eropa pengamat astronomi lebih banyak mengamati langit Utara,” papar nya.  Sejauh ini pengamat di Australia lebih banyak mengamati langit Selatan. Di Indonesia, kata Thomas, kita bisa menikmati bintang-bintang di langit Utara dan Selatan lebih leluasa.

Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN),  menuturkan bahwa bisa juga dilihat rasi Angsa (Cygnus) di langit Utara dengan Segitiga Musim Panas (Summer Triangle), tiga bintang terang di sekitar rasi Angsa: Vega, Deneb, dan Altair. Di langit Selatan pun terlihat rasi Layang-Layang atau Salib Selatan (Crux), yang sering digunakan sebagai penunjuk arah Selatan.  Hampir di atas kepala bisa kita saksikan rasi Kalajengking (Scorpio) dengan bintang terang Antares.

 

BEBERAPA TEMPAT TERBAIK MENIKMATI LANGIT  MALAM BERTABUR BINTANG

Buat kalian yang suka berpetualang, dan punya waktu untuk mewujudkannya, kalian bisa memilih lokasi-lokasi terbaik untuk menikmati Fenomena Langit Malam Bertabur Bintang persembahan Galaksi Bima Sakti atau  Milky Way pada malam minggu 6 Agustus nanti.

 

GUNUNG GEDE, JAWA BARAT

Taburan Bintang di Langit Gunung Gede eloratour
Taburan Bintang di Langit Gunung Gede, Sumber Gambar : klik hotel

Salah satu tempat terbaik untuk melihat taburan bintang Galaksi Bimasakti di Indonesia adalah di Gunung Gede, yang berlokasi di Taman Nasional Gede Pangrango.  Terletak di tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Bogor, Cianjur, dan Sukabumi. Di siang hari, suhu udara di Gunung Gede berkisar 18 derajat celcius, sedangkan suhu puncak di malam hari bisa mencapai 5 derajat celcius.

Untuk melihat taburan bintang Galaksi Bima Sakti, berkemahlah di alun-alun Suryakencana yang ditutupi hamparan bunga edelweiss. Sambil berkemah, menikmati secangkir kopi hangat, kita bisa puas memandangi keindahan langit malam yang dihiasi taburan bintang.

 

DATARAN TINGGI DIENG, JAWA TENGAH

Taburan Bintang di Langit Dieng eloratour
Taburan Bintang di Langit Dieng, Sumber Gambar : kas kus

Salah satu tempat terbaik untuk melihat taburan bintang Galaksi Bimasakti di Indonesia juga ada di Dataran Tinggi Dieng. Dari sisi tenda, kita bisa menyaksikan pesona ribuan bintang dalam bentangan langit di atas Candi Arjuna, Gunung Prau, Dieng, serta di Bukit Sikunir.

 

GUNUNG MERAPI, YOGYAKARTA

Taburan Bintang di Langit Merapi eloratour
Taburan Bintang di Langit Merapi, Sumber Gambar : farm4 statistik

Gunung Merapi merupakan salah satu tempat terbaik untuk melihat taburan bintang Galaksi Bimasakti di Indonesia .  Dalam dingin yang menyelimuti, kita bisa menyaksikan pesona ribuan bintang berpadu anggunnya merapi yang menjulang.

 

PANTAI PANTAI DI LAMPUNG

Taburan Bintang di Langit Kelumbayan eloratour
Taburan Bintang di Langit Pantai Batu Layar, Sumber Gambar : fotografe . net

Tak harus mendaki gunung untuk menikmati taburan bintang di langit. Bagi kalian yang kurang hobi mendaki gunung namun ingin melihat Milky Way, pantai-pantai di Lampung dapat menjadi salah satu pilihan terbaik untuk tetap bisa menikmati Milky Way.

Selain  kemegahan Pantai Batu Layar atau Batu Gigi Hiu, Kelumbayan, kita juga bisa menikmati Taburan Bintang di Pantai Pahawang, Pantai Tanjung Putus, Pantai Teluk Kiluan, Pantai Merak Belatung, dan lain-lain.

 

PANTAI – PANTAI DI GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA

Taburan Bintang di Langit Pantai Kukup eloratour
Taburan Bintang di Langit Pantai Kukup Gunung Kidul, Sumber Gambar : kas kus

Pantai-pantai di Gunung Kidul ini dapat menjadi salah satu opsi terbaik untuk tetap bisa menikmati Milky Way. Selain  Pantai Kukup, kita juga bisa menikmati Taburan Bintang di Pantai Krakal,  dan Pantai Drini.

 

GUNUNG BROMO, JAWA TIMUR

Taburan Bintang di Langit Bromo eloratour
Taburan Bintang di Langit Bromo, Sumber Gambar : eloratour

Pesona keindahan Gunung Bromo sudah tersiar hingga ke berbagai penjuru dunia. Selain dapat melihat sunrise, sunset, dan lautan pasir luas bak Gurun Sahara, di Gunung Bromo kita pun dapat melihat fenomena Milky Way. Fenomena Milky Way di Gunung Bromo disebut-sebut sebagai salah satu yang terindah di dunia.

 

RANU KUMBOLO, KAKI GUNUNG SEMERU, JAWA TIMUR

Taburan Bintang di Langit Ranu Kumbolo eloratour
Taburan Bintang di Langit Ranu Kumbolo, Sumber Gambar : isi kulkas

Ranu Kumbolo adalah danau air tawar yang terletak di Pegunungan Tengger, di kaki Gunung Semeru.  Danau Ranu Kumbolo ini menjadi tempat transit bagi para pendaki dalam perjalanan mereka untuk mencapai puncak Mahameru. Para pendaki mendirikan tenda di dekat Danau Ranu Kumbolo, dan di malam hari mereka bisa menyaksikan taburan gugusan bintang Milky Way.

 

TANJUNG PAPUMA, JEMBER, JAWA TIMUR

Taburan Bintang di Langit Tanjung Papuma eloratour
Taburan Bintang di Langit Tanjung Papuma, Sumber Gambar : isi kulkas

Tanjung Papuma terletak di Kecamatan Wuluhan, sekitar 45 km arah selatan Kota Jember, Jawa Timur.  Tanjung Papuma memiliki keindahan pantai yang eksotis berupa pantai berpasir putih, dengan batu-batu karang besar.  Keindahan Pantai Papuma semakin bertambah dengan didampingi sebuah pulau karang di tengah laut yang dinamai Pulau Kodok. Tak heran jika Pantai Papuma menjadi salah satu Tempat Wisata Menawan di Jawa Timur yang ramai dikunjungi wisatawan.

Sesuai namanya yang merupakan akronim dari “Pasir Putih Malikan“, di pantai ini memang terdapat batu-batu malikan yang dapat mengeluarkan bunyi serupa musik saat terkena ombak. Tanjung Papuma ini menjadi salah satu tempat terbaik di Indonesia untuk melihat Milky Way.

SEGARA ANAKAN, LOMBOK, NUSA TENGGARA BARAT

Taburan Bintang di Langit Segara Anakan eloratour
Taburan Bintang di Langit Segara Anakan, Sumber Gambar : farm6 statistic

Segara Anakan yang memiliki arti “Anak Laut” adalah danau kawah Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Danau Segara Anakan adalah salah satu tempat terbaik untuk melihat Milky Way di Indonesia. Dengan berkemah di tepi Danau Segara Anakan kita bisa menikmati indahnya fenomena Milky Way.

 

PULAU KEPA, ALOR, NUSA TENGGARA TIMUR

Taburan Bintang di Langit Pulau Kepa eloratour
Taburan Bintang di Langit Pulau Kepa, Sumber Gambar : kaskus

Pulau Kepa merupakan sebuah pulau kecil yang berjarak sekitar 30 menit perjalanan dari kota Kalabahi, ibu kota Kepulauan Alor.  Jarak antara Kepulauan Alor Kecil dengan Pulau Kepa hanya sekitar 500 meter, sehingga terlihat dengan mata telanjang.

Pulau Kepa memiliki pantai berpasir putih, dengan laut biru jernih yang menyimpan keindahan terumbu karang. Alor merupakan surga terumbu karang.  Keindahan alam bawah lautnya, dipadu dengan jutaan kerlip bintang dari Milky Way di langit malam.

 

WAE REBO, NUSA TENGGARA TIMUR

Taburan Bintang di Langit Wae Rebo eloratour
Taburan Bintang di Langit Wae Rebo, Sumber Gambar : back pack story

Nusa Tenggara Timur memang surganya Milky Way. Selain Pulau Kepa, masih ada Desa Wae Rebo yang terletak di Kabupaten Manggarai, Kecamatan Satarmese Barat. Ciri khas Desa Wae Rebo yang masih sangat terjaga keasriannya, adalah tujuh buat rumah kerucut Flores yang dinamakan Mbaru Niang.

Walaupun di Desa Wae Rebo sudah ada listrik, namun Desa Wae Rebo masih cukup bersih dari polusi cahaya. Itulah sebabnya mengapa kita bisa menikmati Milky Way dengan cukup jelas dari sini.

 

Akhir kata, selamat menikmati Malam Minggu Bertabur Bintang Guys  🙂

 

Sumber :

Global.Liputan6. com

Radarbanyumas. co.id

bersabda. com

kaskus. co.id

klik.hotel. com

isikulkas. com

fotografer. net

Save

Save

Save

Save

Save

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 5 Agustus 2016 in FENOMENA ALAM

 

Tag: , , , , , ,

TEMPAT WISATA MENAWAN DI PAPUA BARAT

tempat wisata menawan di papua barat

Papua Barat menyimpan banyak sekali Tempat Wisata Menawan.  Sebut saja Raja Ampat, Pulau Salawati, Pulau Wayag, Desa Sauwandarek, Taman Nasional Teluk Cendrawasih.  Itu barulah sebagian dari Tempat Wisata Menawan di Papua Barat.

 

DAFTAR TEMPAT WISATA MENAWAN DI PAPUA BARAT

 

RAJA AMPAT, PAPUA BARAT

Kepulauan Raja Ampat merupakan rangkaian empat gugusan pulau yang berdekatan dan berlokasi di barat bagian Kepala Burung (Vogelkoop) Pulau Papua. Secara administrasi, gugusan ini berada di bawah Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Kepulauan ini sekarang menjadi tujuan para penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya. Empat gugusan pulau yang menjadi anggotanya dinamakan menurut empat pulau terbesarnya, yaitu Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Salawati, dan Pulau Batanta.

Keindahan alam di wilayah Kabupaten Raja Ampat sudah sangat mendunia. Dari sekitar 610 pulau kecil yang berada di areanya, hanya sekitar 35 pulau saja yang dihuni oleh penduduk. Terumbu karang di perairan Raja Ampat dinilai sebagai yang terlengkap di dunia, karena dari 537 jenis karang yang ada di dunia ini, 75 persennya berada di perairan ini. Selain itu, setidaknya ada 1.104 jenis ikan, 669 jenis moluska dan 537 jenis hewan karang yang terdapat di seluruh wilayah perairannya.

Pulau Waigeo adalah pulau terbesar dari empat pulau utama dari Kepulauan Raja Ampat. Pulau ini berada antara Pulau Halmahera dan Pulau Papua dengan jarak sekitar 65 km barat laut Pulau Papua. Luas pulau ini 3155 km², dengan titik tertinggi 1000 m. Jarak antara barat ke timur sekitar 110 km, serta utara ke selatan sekitar 50 km.  Kota Waisai terdapat di bagian barat Pulau dan merupakan ibukota dari Kabupaten Raja Ampat.

Pulau Misool memiliki luas wilayah 2.034 km², dengan titik tertinggi 535 m dan kota utama adalah Waigama ini berbatasan langsung dengan Laut Seram. Daerah ini terletak di kepala burung papua barat dan dekat dengan kota sorong . Misool terbagi atas dua bagian yaitu misool timur selatan dan misool barat. Daerah ini terkenal juga dengan keanekaragaman budaya, adat, laut dan darat.  Pulau misool termasuk daerah segitiga karang dunia dan puluhan banyak ikan hias yang terdapat di dalam lautnya yaitu sekitar 75% ikan hias dan segitiga karang dunia juga terdapat di daerah misool ini. Dan daerah ini juga memiliki laut lepas yang sangat luas sekali sehingga menjadi jalur lintasnya hewan-hewan besar yaitu seperti ikan paus dan gurita.

 

PULAU SALAWATI

pulau-salawati-raja-ampat-papua-eloratour
Pulau Salawati di Papua.  Sumber: jalan2

Pulau Salawati yang merupakan satu dari 4 pulau utama di Kepulauan Raja Ampat memiliki keunikan alam yang mempesona, sebab hampir hampir 3/4 dari pulau ini ditumbuhi pohon sagu.  Terbilang masih belum terjamah tangan-tangan manusia karena belum adanya fasilitas wisata, namun justru itulah yang menjadi daya tarik pesonanya.

Selain alamnya yang unik dan perawan, Pulau Salawati juga memiliki pesona budaya berupa tarian wor, serta adanya bunker-bunker bersejarah sisa dari perang dunia II juga bisa ditemui.

Pulau Salawati memiliki luas 1.623 km², terletak di antara Pulau Batanta dan Wilayah Papua Nuguinea.  Batanta merupakan salah satu dari empat pulau terbesar di kepulauan Raja Ampat di provinsi Papua . pulau ini memiliki total luas 453 km ².

 

PULAU WAYAG

pulau-wayag-raja-ampat-papua-eloratour
Pulau Wayag di Papua.  Sumber: anekawisatabahari

Pulau Wayag di Kabupaten Raja Ampat, Papua, menyimpan keindahan yang sangat luar biasa dan sulit bisa kita temui di tempat lain. Pulau Wayag yang merupakan ikon tempat wisata di Kabupaten Raja Ampat ini dijuluki surga penyelam di Raja Ampat.

Pulau Wayag menyimpan aneka terumbu karang dan ribuan jenis ikan memberikan pemandangan yang sangat indah untuk para penggila diving.  Keindahan alam berupa perpaduan gundukan pulau-pulau kecil dan laut yang biru jernih, menampilkan pesona alam yang sungguh memanjakan mata siapapun yang memandangnya.

 

DESA WISATA SAUWANDAREK

diving-di-desa-sauwandarek-papua-eloratour
Diving di Desa Sauwandarek, Papua.  Sumber: wisatasauwandarek

Desa Sauwandarek masih berada di kawasan Kabupaten Raja Ampat, tepatnya di Meos Mansar. Di Desa Sauwandarek kita bisa melihat rumah tradisional yang terbuat dari kayu dan beratapkan jerami.   Tempat wisata budaya ini hanya ditempati sekitar 46 kepala keluarga. Perempuan-perempuan di Desa Sauwandarek biasa membuat topi dan tas dari daun pandan laut, bisa kita beli sebagai oleh-oleh.

Wisata yang ditawarkan di Desa Sauwandarek antara lain menyelam,  snorkeling, serta trekking ke Telaga Yenauwyau — telaga unik yang ada di desa ini. Telaga Yenauwyau dikatakan unik karena air di telaga ini air asin, bukan air tawar seperti kebanyakan air di telaga lain. Menurut kepercayaan warga di sana sekitar, di telaga Telaga Yenauwyau ada penyu putih, dan bagi siapa  yang melihatnya akan mendapatkan keberuntungan.

TAMAN NASIONAL TELUK CENDRAWASIH, PAPUA BARAT

taman nasional teluk cenderawasih papua barat eloratour

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Papua Barat juga memiliki satu tempat lagi yang mempesona, khususnya bagi pecinta diving, yakni Taman Nasional Teluk Cendrawasih.  Tempat ini adalah taman nasional terluas di Indonesia yang 89,8% wilayahnya merupakan wilayah laut.  Tercatat ada sekitar 209 jenis ikan yang menghuni kawasan ini, diantaranya adalah butterflyfish, angelfish, damselfish, parrotfish, rabbitfish, dan anemonefish. Selain itu, terdapat empat jenis penyu yang sering mendarat di taman nasional ini yaitu penyu sisik, penyu hijau, penyu lekang dan penyu belimbing. Bahkan duyung (dugong), paus biru, ketam kelapa, lumba-lumba dan hiu pun sering sekali terlihat di perairan Taman Nasional Teluk Cenderawasih.

Ada 2 akses untuk mencapai tempat ini, yaitu dari Manokwari atau Nabire. Dari Manokwari ke lokasi taman nasional (Pulau Rumberpon), kita bisa menggunakan longboat dengan waktu tempuh sekitar 5,5 jam. Atau dari Manokwari ke kota kecamatan Ransiki dengan mobil sekitar tiga jam dan dilanjutkan dengan motorboat sekitar 2,5 jam.

Selain wisata bahari, di tempat ini juga terdapat goa alam peninggalan zaman purba, sumber air panas yang mengandung belerang tanpa kadar garam di Pulau Misowaar, goa dalam air di Tanjung Mangguar. Sejumlah peninggalan dari abad 18 masih bisa dijumpai pada beberapa tempat seperti di Wendesi, Wasior dan Yomber. Umat Kristiani banyak yang berkunjung ke gereja di desa Yende (Pulau Roon), hanya untuk melihat kitab suci terbitan tahun 1898.

 

TELUK TRITON, KAIMANA, PAPUA BARAT

teluk triton papua barat eloratour
Teluk Triton, Papua Barat, Indonesia.  Sumber: di sini

Teluk Triton terletak di Kabupaten Kaimana, Propinsi Papua Barat, 40km tenggara dari Kota Kaimana. Daerah ini dikenal dengan keindahan bawah air yang dikenal sebagai surga bawah laut dan warisan budaya.
Bagi anda yang suka dengan kegiatan menyelam maka jangan lupa kunjungi dive site di sekitar Temintoi, Pulau Iris.  Teluk Triton menyimpan berbagai macam keindahan yang mampu memanjakan anda dalam masa liburan yang indah. Kawasan di Teluk Triton terdapat 959 jenis ikan karang dan 471 jenis karang di mana 16 dari mereka adalah spesies baru, dan 28 jenis udang mantis. Kita dengan mudah dapat menemukan Paus Bryde mencari makanan. Selain itu karang-karang di Teluk Triton merupakan karang lunak atau lebih dikenal dengan soft coral. Banyaknya ikan dan biota laut di sini juga menjadikan tempai ini cocok untuk arena pemancingan.

ATRAKSI PAUS BRYDE, KAMPUNG LOBO

Paus Bryde Kampung Lobo Papua barat eloratour
Paus Bryde di Teluk Triton Papua Barat, Indonesia.
  Sumber: di sini

Masih berada di Teluk Triton, pesona lain datang dari Kampung Lobo, yakni atraksi paus Bryde yang sering menampakkan diri di samping perahu para nelayan desa Lobo. Mereka tidak takut berdekatan dengan perahu dan manusia.  Masyarakat kampung Lobo juga tidak memburu paus paus ini. Menurut mereka, paus Bryde adalah keluarga penyelamat, jadi nelayan Lobo membiarkan saja paus paus ini berenang di Teluk Triton. Paus yang bisa mencapai panjang 12 meter ini bahkan sering terlihat muncul di permukaan teluk.

 

LUKISAN PRASEJARAH TEBING MAI-MAI

lukisan tebing mai-mai papua Barat eloratour
Lukisan Prasejarah Tebing Mai-Mai, Kaimana, Papua Barat, Indonesia.  Sumber: di sini

Bila kita pergi ke daerah Mai-mai, Kaimana, Papua Barat, kita akan menjumpai tebing karang yang di dindingnya terdapat lukisan prasejarah. Meskipun dibuat dari bahan alami, namun warna lukisannya terlihat gat jelas. Lukisan berupa tengkorak, telapak tangan, dan binatang, menandakan bahwa masyarkat setempat pada jaman dahulu suka berburu.

Lukisan Prasejarah Tebing Mai-Mai berupa Lukisan dinding batu yang merupakan peninggalan prasejarah pada jaman mesolitikum ini terletak di kampung Mai-mai distrik kaimana dengan batas utara kampong mai-mai, batas timur dengan hutan rakyat, batas selatan dengan teluk triton dan batas sebelah barat dengan selat erana.Gambar atau lukisan/relief telapak tangan manusia, binatang, manusia, matahari, arah angin dll yang digambar sebelum manusia mengenal tulisan dan agama resmi.

 

PULAU RUMBERPON

pulau-rumberpon-di-papua-eloratour
Pulau Rumberpon di Papua.  Sumber: ngasihtau

Pulau Rumberpon berada di Teluk Wondama, sekitar 5 jam perjalanan dengan kapal dari Manokwari. Pulau Rumberpon memiliki pantai yang disebut dengan Pantai Pasir Panjang sebab garis pantainya sangat panjang, mencapai 6 km.

Di Pantai pasir Panjang, Pulau Rumberpon ini, kita dapat melakukan kegiatan air seperti menyelam, snorkeling, berenang dan memancing.  Jika ingin pengalaman berbeda, cobalah mengunjungi hutan bakau yang ada di pesisir lain di pulau ini. Kita juga bisa ke padang alang-alang untuk melihat burung rusa.

 

BENTENG FORT DU BUS

 

Benteng Fort du Bus dibangun oleh tentara Hindia Belanda pada tahun 1828. Dinamakan Fort de Bus karena Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang berkuasa saat itu, L.P.J. Burggraaf du Bus de Gisignies. Sayangnya, setelah wabah Malaria membunuh hampir seluruh tentara Hindia Belanda, benteng ini lalu dibiarkan terbengkalai begitu saja.

Berbagai pesona seperti Lukisan kuno dari jaman prasejarah di sisi dinding karang sepanjang 1 Km di Maimai, Bryde’s paus di Lobo, dan menyelam atau snorkeling di dekat Temintoi, Selat Iris, akan memanjakan petualangan wisata kita di Teluk Triton, Papua Barat ini. Selain itu jangan lewatkan juga melihat sunset di Teluk Triton. Warna semburat jingga sunsetnya, dijamin akan meyihir mata anda.

PULAU MANSINAM

Pulau mansinam papua barat eloratour
Pulau Mansinam, Papua Barat, Indonesia.  Sumber: di sini

Satu obyek wisata di Papua Barat lainnya adalah Pulau Mansinam. Pulau Mansinam sangat cocok untuk dijadikan tempat diving. Kita bisa menikmati keindahan bangkai bangkai kapal yang tenggelam dalam laut. Bangkai bangkai kapal yang sudah ditumbuhi oleh terimbu karang dan dijadikan rumah oleh ikan ikan kecil berbagai warna benar benar menyajikan pemandangan yang indah dan mempesona.

Di Pulau Mansinam kita juga bisa mempelajari peradaban awal masyarakat Mansinam lewat bangunan Gereja, sumur tua dan makam makam Zendeling juga Asrama. Tempat ini merupakan saksi bagaimana dulunya Hindia Belanda masuk ke Papua.

 

SITUS PURBAKALA TAPURARANG, FAKFAK, PAPUA BARAT

Situs Purbakala Tapurarang Papua Barat eloratour
Situs Purbakala Tapurarang, Papua Barat, Indonesia.
  Sumber: di sini

Situs Purbakala Tapurarang terletak di Disrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat merupakan peninggalan zaman prasejarah. Situs ini berupa sebuah lukisan telapak tangan manusia dan binatang di sebuah tebing bebatuan yang sangat terjal. Lukisan prasejarah yang terdapat di tebing ini bisa Anda jumpai di Andamata, Fior, Forir, Darembang dan Goras.

Meski sudah berumur ratusan tahun, lukisan yang dibuat dengan pewarna dari bahan-bahan alami tersebut masih tetap terlihat jelas hingga saat ini. Warna merah pada lukisan tebing ini menyerupai warna darah manusia sehingga masyarakat setempat menyebutnya sebagai lukisan cap tangan darah.

 

TAMAN WISATA ALAM GUNUNG MEJA, MANOKWARI, PAPUA BARAT

Taman Wisata Alam Gunung Meja Papua Barat eloratour
Taman Wisata Alam Gunung Meja, Papua Barat, Indonesia. 
Sumber: di sini

Taman Wisata Alam Gunung Meja terletak di pusat kota Manokwari.  Tempat ini memiliki fungsi utama untuk pariwisata dan rekreasi alam, perlindungan sistem penyangga kehidupan dan pengawetan keragaman jenis tumbuhan, satwa dan keunikan alam. Di tempat ini kita bisa melakukan aktivitas trekking, hiking dan lain-lain.

Perjalanan menuju tempat ini pun cukup memanjakan mata karena kita bisa melihat Kota Manokwari dan Teluk Doreri yang menyembul di sela-sela pepohonan.  Taman Wisata Alam Gunung Meja menyimpan pesona berupa flora hutan tropis yang sangat beragam dan memiliki bentuk unik. Tempat ini dipercaya memiliki ratusan jenis pohon, puluhan jenis perdu, semak, liana dan paku serta tanaman herbal. Selain itu, belasan jenis anggrek dan beberapa jenis palem dan rotan juga hidup di sini.

 

Salam Jelajah Indonesia

 

 


Sumber :

https:// id. wikipedia. org/wiki/Kepulauan_Raja_Ampat
http:// www. tempatwisataid. com/tempat-wisata-di-papua-barat-dengan-keindahan-lautnya.html
https:// www. skyscanner. co. id/berita/5-objek-wisata-utama-di-provinsi-papua-barat

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 26 Juli 2016 in WISATA PAPUA BARAT

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

SELAMAT IDUL FITRI 1437 H

Selamat Idul Fitri 1437 H eloratour

Sahabat Traveler di mana pun berada eloratour mengucapkan :

Selamat Merayakan IDUL FITRI 1437 H

Minal ‘Aidin wal-Faizin

 

Save

Save

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 6 Juli 2016 in Uncategorized

 

Tag: , ,

TEMPAT WISATA MENAWAN DI NUSA TENGGARA TIMUR

komodo-nusa-tenggara-timur

Tempat Wisata di Nusa Tenggara Timur semakin dikenal ketika Pulau Komodo yang masuk ke dalam New Seven Wonder World.  Daftar Tempat Wisata Menawan di Provinsi Nusa Tenggara Timur juga semakin bertambah menawan dengan adanya Pantai Pink, sebab hanya ada delapan ( 8) pantai berpasir pink di seluruh dunia.

 

TEMPAT WISATA PALING MENAWAN DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Di awal kemerdekaan Indonesia, kepulauan ini merupakan wilayah Provinsi Sunda Kecil. yang beribukota di kota Singaraja, kini terdiri atas 3 provinsi — berturut-turut dari barat: Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.  Selain ‘kesamaan’ kisah masa lalu tadi, ketiganya juga memiliki kesamaan dalam hal Tempat Wisata Alam yang menawan. Yuk kita cari tau, ada Tempat Wisata Menawan Apa saja yang ada di Provinsi Nusa Tengara Timur.

 

DAFTAR TEMPAT WISATA PALING MENAWAN DI FLORES

DANAU KELIMUTU, FLORES

Danau Kelimutu NTT eloratourPanorama menawan dari Danau Kelimutu, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Kelimutu terletak di Desa Koanara, Kecamatan Wolowaru, sekitar 66 km dari kota Ende dan 83 kilometer dari Maumere tepatnya di puncak Taman Nasional Kelimutu. Danau Kelimutu ini memiliki keunikan tersendiri, air Danau Kelimutu memiliki tiga warna yang berbeda Keindahan Danau Kelimutu mampu mempesona siapapun yang memandangnya.

 

LABUAN BAJO, FLORES, NTT

Labuan Bajo Flores NTT eloratour
Suasana Senja Labuan Bajo, Flores, NTT

Labuan Bajo merupakan pelabuhan yang menjadi pintu masuk ke Taman Nasional Komodo. Di labuan Bajo anda dapat mengunjungi beberapa pulau yang menghadap ke pelabuhan ini seperti Pulau Bidadari, Pulau Kanawa, Pulau Kukusan Kecil dan Pulau Serayu. Selain itu anda juga dapat mengunjungi Gua Batu Cermin di Labuan Bajo.

Yang sangat menarik dari Labuan Bajo adalah saat sunset mulai mengubah warna langit menjadi jingga. Di sini Anda akan ditawarkan pemandangan yang menakjubkan. Matahari yang mulai tenggelam menciptakan siluet dramatis pulau-pulau kecil yang dekat dengan pelabuhan.

 

PULAU KOMODO, FLORES, NTT

Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur, eloratour
Panorama Pantai Pulau Komodo, NTT.

Siapa yang tidak kenal dengan Pulau Komodo atau Taman Nasional Komodo ? Taman Nasional yang masuk dalam “7 Keajaiban Dunia” ini  merupakan tempat favorit para wisatawan yang mengunjungi Flores. Di pulau Komodo wisatawan bisa melihat Komodo di habitat alami nya dari dekat, tentunya dengan pemandu wisata.

Di Pulau Komodo, hewan komodo hidup dan berkembang biak dengan baik. Hingga Agustus 2009, di pulau ini terdapat sekitar 1300 ekor komodo. Ditambah dengan pulau lain, seperti Pulau Rinca dan dan Gili Motang, jumlah mereka keseluruhan mencapai sekitar 2500 ekor. Ada pula sekitar 100 ekor komodo di Cagar Alam Wae Wuul di daratan Pulau Flores tapi tidak termasuk wilayah Taman Nasional Komodo.

 

PINK BEACH, FLORES, NTT

DCIM103MEDIA
Pemandangan Pink Beach, Flores, NTT yang sangat menawan.

Pernahkah anda melihat hamparan pasir pantai berwarna pink /merah muda ?  Jika ingin melihatnya, silahkan datang ke Flores, Nusa Tenggara Timur. Jika pasir pantai biasanya berwarna putih atau coklat, maka sesuai namanya, pasir di Pink Beach ini berwarna merah muda. Warna pink pasir pantai yang berada di Pulau Komodo ini merupakan pasir pantai putih yang bercampur dengan serpihan karang, cangkang kerang, dan kalsium karbonat dari biota laut, dan juga Foraminifera, Amuba Mikroskopis yang memiliki cangkang tubuh berwarna merah.

Pink beach atau pantai berpasir merah muda ini hanya dapat ditemukan di 7 Negara, yakni: Indonesia, Bermuda, Filipina, Italia, Yunani, Bahamas, Karibia.  Luar biasanya, Indonesia memiliki 2 Pink Beach, satu Pink Beach di NTB, satu lagi di Flores, NTT ini.  Pink Beach letaknya agak terpencil karena berada di balik bukit. Di pantai ini kita dapat bersantai-santai di pantainya, berenang dan main air di lautnya, dan juga ber-snorkeling di lautnya yang jernih.

 

PULAU KANAWA, FLORES, NTT

Pulau Kanawa Flores NTT eloratour
Panorama Menawan Pulau Kanawa, Flores, NTT.

Pulau Kanawa terletak 15 kilometer dari Labuan Bajo dan memiliki luas sekitar 32 hektar. Pasir putih dan airnya sangat jernih sehingga anda dapat melihat keindahan karang bawah lautnya.  Di pulau seluas 32 hektare ini dibangun bungalow yang terletak dibibir pantai dengan sebuah pelabuhan kecil di dekatnya untuk melabuhkan perahu para wisatawan yang berkunjung. Konon, Pulau Kanawa dikelola oleh warga Italia, setelah sebelumnya berada dalam pengelolaan warga Labuan Bajo.

Pulau Kanawa memiliki keindahan alam dan bahari yang sangat mempesona, terutama keindahan pantai dan kehidupan bawah lautnya begitu menawan. Laut yang biru kehijauan begitu jernih seperti kaca, pasir pantai yang putih bersih dan disempurnakan dengan bentang langit luas berhiaskan awan.  Buat yang suka menyelam, akan dimanjakan dengan berbagai hewan laut yang menakjubkan seperti: manta, hiu paus, dan sebagainya.

 

AIR TERJUN CUNCA WULANG, FLORES, NTT

Air Terjun Cunca Wulang, Flores, NTT. eloratour
Panorama sejuk dan menawan Air Terjun Cunca Wulang, Flores,  NTT.  Sumber: di sini

Air Terjun Cunca Wulang berlokasi sekitar 300 meter ke arah timur kota Labuan Bajo. Utuk mencapai keindahan air terjun ini kita harus melakukan trekking melalui hutan selama kurang lebih 30 menit.  Setelah trekking selama 30 menit, kita akan disuguhi pemandangan tebing-tebing tinggi yang serupa dengan tebing Green Canyon dan air sungai berwarna biru yang jernih.

Untuk melihat lebih dekat keindahan air terjun Cunca Wulang, kita bisa berenang mendekatinya.  Dan bagi yang menyukai aktivitas ekstrim yang memacu adrenalin, bisa mencoba untuk melompat dari tebing dengan ketinggian 3 sampai 10 meter

 

AIR TERJUN CUNCA RAMI, FLORES, NTT

Air Terjun Cunca Rami, Flores, NTT. eloratour
Panorama Menawan Air Terjun Cunca Rami.

Air Terjun Cunca Rami berjarak 30 km dari Labuan Bajo. Untuk mencapai air terjun ini kita harus menyusuri hutan Mbelling dan melakukan perjalanan sekitar 30 menit hingga 1 jam untuk mencapainya. Nama Cunca Rami berasal dari kata cunca yang artinya air terjun, dan rami yang artinya hutan.  Jadi Cunca Rami berarti air terjun yang dikelilingi hutan kecil di kiri kanan airtnya, Air terjun ini berada di kawawan hutan Mbeliling.  Ketinggian air terjun ini sekitar 30 m dengan tiga tingkatan.

Di bawah terjunan air terdapat kolam air berukuran berdiameter sekitar 5-7 m dan berkedalaman sekktar 12 m yang biasanya dijadikan tempat untuk berenang oleh pengunjung yang datang ke sini.  Jika berkunjung ke Manggarai Barat tidak ada salahnya mengunjungi tempat wisata Air Terjun Cunca Rami ini.

 

DANAU SANO NGGOANG, FLORES, NTT

Danau Sano Nggoang, Flores, NTT. eloratour
Panorama Menawan Danau Sano Nggoang, Flores, NTT.

Danau Sano Nggoang terletak di Desa Wae Sano, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, Flores. Danau Sano Nggoang merupakan danau vulkanik yang terletak di sebelah tenggara kawasan Hutan Mbeliling dan blok Hutan Sesok. Hutan Mbeliling sendiri berperan penting sebagai penyimpan dan sumber air bagi daerah di sekitarnya termasuk Labuan Bajo. Labuan Bajo sendiri merupakan ibu kota Kabupaten Manggarai Barat sekaligus pintu masuk ke Taman Nasional Komodo (TNK) serta banyak keajaiban alam dan budaya di Pulau Flores lainnya.

Danau Sano Nggoang adalah danau terbesar di Nusa Tenggara Timur, memiliki luas sekitar 513 ha, berada pada ketinggian 750 m dpl dan memiliki kedalaman sekira 600 m itu menjadi daya tarik karena memiliki kadar belerang yang cukup tinggi. Bau belerang yang menyengat akan tercium saat berada di kawasan danau ini.

Kegiatan yang bisa kita lakukan disini adalah rekreasi dengan melakukan olahraga trekking, menungang kuda keliling danau, atau mandi air panas untuk kesehaadalah salah satu tujuan utama datang ke danau ini selain untuk refreshing, berkeliling danau dengan menunggangi kuda, bird watching, dan lain sebagainya.

 

PANTAI KOKA, FLORES, NTT

Pantai Koka, Flores, NTT. eloratour
Pemandangan Menawan Pantai Koka, Flores, NTT

Pantai Koka berada di desa Wolowiro, kecamatan Paga, kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur. Konon, nama pantai Koka diambil dari nama burung yang sering beterbangan disana. Hingga saat ini burung tersebut masih bisa dijumpai.  Dengan air berwarna biru toska serta pasir yang putih lembut, rasanya tak tahan untuk segera bermain dengan air ketika sedang berada di pantai ini.

Di sekitar pantai Koka terdapat beberapa pulau serta batu yang konon cukup sakral, salah satunya adalah batu karang besar berwarna hitam yang disebut dengan Watu Kuda yang konon merupakan jelmaan seekor kuda.

 

DAFTAR TEMPAT WISATA ALAM DI KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR

Kupang akan menjadi kota yang indah pada bulan-bulan akhir tahun mulai dari September sampai dengan Desember.  Pada bulan-bulan terebut Kota Kupang seolah berubah seperti Negeri Sakura. Bunga-bunga yang biasanya berbunga pada bulan-bulan Desember serentak berbunga, diantaranya adalah bunga Flamboyan dan bunga sejenisnya mulai berbunga. Saat itulah kupang benar-benar menjadi kota indah dan menawan.

 

PANTAI LASIANA, KUPANG, NTT

Pantai Lasiana, Kupang, NTT. eloratour
Panorama Menawan Pantai lasiana, Kupang, NTT

Pantai Lasiana adalah pantai unggulan di Kupang. Pantai ini mempunyai pasir putih dan hamparan batu karang yang ada di tepi pantai. Di sekeliling Pantai Lasiana terdapat pohon kelapa. Dapat dikatakan Pantai Lasiana merupakan Brazilnya Indonesia.

Ombaknya yang tenang, hamparan pasir putihnya yang luas, membuat Pantai Lasiana sangat cocok untuk berlibur menghabiskan waktu luang bersama keluarga.Hanya 12 km dari pusat Kota, area wisata pantai seluas 3,5 ha, diapit oleh dua pantai yakni pantai Manikin dan pantai Batu Nona, tak heran selalu ramai saat liburan.

 

PANTAI TABLOLONG, KUPANG, NTT

Pantai Tablolong, Kupang, NTT. eloratour
Pemandangan menawan Pantai Tablolong, Kupang, NTT

Pantai Tablolong berada sekitar 30 kilometer dari Kota Kupang, Ibu Kota NTT ini memiliki pesona wajah pantai yang luar biasa memukau setiap pengunjung, lantaran kekayaan aneka biota laut, terumbu karang dan hamparan pasir putih.

Bila air laut sedang surut, kita bisa leluasa berjalan menyusuri pantai sambil satu persatu menikmati berbagai terumbu karang dan pemandangan yang ada di pantai tersebut.  Tak hanya itu, aneka biota laut pun dapat kita jumpai seperti bulu babi, bintang laut dan ubur-ubur.  Bila Anda pecinta mancing, Tablolong juga menjadi surga bagi para pemancing ikan laut.

 

PULAU KERA, KUPANG, NTT

Pulau Kera, Kupang, NTT. eloratour
Pulau Kera, Kupang, NTT.

Pulau Kera terletak di tengah laut luas dan dapat anda lihat dari tepi pantai Kupang. Kita perlu menggunakan perahu nelayan untuk sampai di Pulau ini, dengan lama waktu perjalanan sekitar 1 jam. Pulau Kera mempunyai hamparan pantai dengan pasir seputih salju, berpadu dengan merah karang serta warna air laut yang biru kehijauan. Keindahannya bahkan bisa terlihat dari seberang lautan. Pasir putihnya berkilau menawan dan mengundang kita untuk mendekat.

Ombaknya pun tenang, jadi kita bisa bermain sepuasnya di bibir pantai, berjemur, bermain ombak atau pasir, sambil menikmati keramahan penduduk pulau Kera.  Jika berkunjung, sebaiknya kita membawa makanan yang banyak untuk berbagi dengan penduduk Pulau kera, sebab penduduk Pulau Kera hidup dengan sederhana sekali.

 

AIR TERJUN OENESU, KUPANG, NTT

Air Terjun Oenesu, Kupang, NTT. eloratour
Air Terjun Oenusu, Kupang, NTT.

Kupang di NTT dikenal kering dan panas, namun dibalik itu terdapat Air Terjun Oenesu yang menjadi oase dari panasnya kota Kupang.  Hanya berjarak sekitar 20 Km dari Kota Kupang, dapat ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit.  Air Terjun Oenesu memiliki pemandangan yang cantik menawan serta sangat unik, karena memiliki batuan yang mirip singa dan mulut gorila. Suasana di lokasi air terjun sangat asri dan sejuk karena dipenuhi banyak pepohonan.

Bagi kita yang mau ke sana, sebaiknya membawa bekal makanan dan minuman yang cukup, karena di sekitar lokasi Air Terjun Oenusu belum ada warung yang menjual makanan dan minuman.

 

AIR TERJUN OEHALA, TIMOR TENGAH SELATAN, NTT

Air Terjun Oehala, TTS, NTT. eloratour
Pemandangan yang asri dan menawan dari Air Terjun Oehala, TTS, NTT. 

Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mempunyai objek wisata yang sangat indah dan unik yaitu Air Terjun Oehala.  Oe dalam bahasa suku Timor berarti Air.  Air terjun Oehala ini berjarak sekitar 100 km dari kota Kupang. butuh dua jam untuk mencapainya. Jika dari kota Soe, Air terjun Oehala berjarak 10 km arah utara, dapat ditempuh dalam waktu hanya 15 menit.

Air Terjun Oehala mempunyai bentuk yang unik, memiliki tujuh tingkat, dengan pemandangan menawan.  Banyak pepohonan di sekitar air terjun ini sehingga menimbulkan suasana yang sejuk. Air di sana sangat segar, pastinya kita tak mau ketinggalan menikmati keindahan air terjun ini dengan airnya yang sangat segar.

Air terjun ini menyimpan keindahan yang luar biasa dan dikelilingi dengan pepohonan yang cukup tinggi dan rindang yang menambah kesejukkan di tempat ini. Banyak wisatawan yang datang ke Air Terjun Oehala untuk mandi atau sekedar berfoto maupun duduk menikmati keadaan alam disekitar air terjun. dengan menggunakan mobil rental, angkutan pedesaan maupun motor ojek dengan harga yang terjangkau.

 

TAMAN LAUT SELAT PANTAR, NTT

Taman Laut Selat Pantar, NTT. eloratour
Taman Laut Selat Pantar, NTT, salah satu Taman Laut Terindah di dunia.

Taman laut Selat Pantar berada di antara Pulau Alor dan Pulau Pantar.  Panorama keindahan taman laut yang menjadi tempat wisata di Nusa Tenggara Timur ini konon terbaik setelah Kepulauan Karibia. Keindahannya sangat menawan, tidak kalah indahnya dengan taman laut lain yang berada di Indonesia semisal Taman Laut Bunaken atau Taman Laut di Raja Ampat.

Keindahan Taman Laut Selat Pantar mencakup perairan Alor Besar, Alor Kecil, Dulolong, Pulau Buaya, Pulau Kepa, Pulau Ternate dan Pulau Pura.  Taman laut yang terdapat di sana bisa di golongkan sebagai Taman Laut terindah di dunia.  Setidaknya ada 26 titik penyelaman yang dapat dinikmati, diantaranya: Half Moon Bay; Peter’s Prize; Crocodile Rook; Cave Point; The Edge; Coral Clitts; Baeylon; The Arch; Fallt Line; The Patch; Nite Delht; Kal’s Dream; The Ball; Trip Top; The Mlai Hall; No Man’s Land; The Chatedral; School’s Ut; dan titik selam Shark Close.

Hebatnya, semua terumbu karang dan berbagai jenis ikan laut masih terawat dengan baik. Penduduk yang berprofesi sebagai nelayan pun juga turut menjaga dalam penangkapan ikan. Dan menurut penyelam dunia, ada satu titik penyelaman di mana titit tersebut digunakan sebagai tempat berkumpulnya hiu dasar yang mengagumkan dan sangat bersahabat dengan para penyelam.

 

DAFTAR TEMPAT WISATA ALAM DI BAJAWA, NUSA TENGGARA TIMUR

DESA BENA, BAJAWA, NTT

Desa Bena, Bajawa, NTT. eloratoour
Panorama asri dan menawan Desa Bena, Bajawa, NTT. 

Hanya sekitar 1 jam perjalanan dari kota Bejawa, kita akan mencapai Desa Bena.  Bagi yang menyukai sejarah dan budaya, serta berminat soal bangunan adat, menhir, sarkovagus, akan betah disini.   Yang perlu diingat: jangan harap kita akan disapa terlebih dahulu oleh warga, sebab mereka tidak diperbolehkan mengganggu wisatawan.  Tetapi setelah anda sapa mereka sangat sangat ramah sekali.  Udara yang sejuk, dengan pemandangan pegunungan dipadu dengan kampung adat khas yang sulit untuk  ditemui di tempat lain akan memanjakan mata kita, sementara lidah kita akan dimanjakan oleh nikmatnya kopi panas.  Di Desa Bena kita juga bisa menyaksikan kegiatan menenun kain tradisional, atau upacara adatnya.

Ada yang menyebut Desa Bena sebagai kota di atas awan karena kalau pagi kita bisa melihat awan ke bawah dari kota ini.  Kota kecil ini sangat indah dan berhawa dingin. Dingin ?  Ya, dingin ! Memang secara umum Flores bercuaca panas, namun ada beberapa tempat yang sangat dingin, misalnya kota Ruteng dan kota Bajawa.  Karena itu, bila hendak bepergian ke Bajawa atau Ruteng, jangan lupa memperlengkapi diri dengan baju hangat. Suhu Ruteng dan Bajawa waktu musim kemarau bisa mencapai 0 derajat Celsius. Jangan lupa juga obat-obatan.

 

BATU BOLONG REEF, BAJAWA, NTT

Batu Bolong Reef, NTT. eloratour
Panorama Batu Bolong Reef yang menawan.

Pemandangan bawah laut Batu Bolong Reef sangat menakjubkan.  Menyelam di Batu Balong reef akan disuguhi pemandangan berupa begitu banyak ikan tropis, hiu, penyu, dan terumbu karang yang menghuni. Karang yang masih sangat sehat dengan begitu banyak jenis karang keras dan lunak.  Buat pecinta diving, Batu Bolong Reef dengan pemandangan dasar lautnya yang sangat menawan ini patut dicoba.

 

DAFTAR TEMPAT WISATA ALAM DI RUTENG, NUSA TENGGARA TIMUR

DESA WAE REBO, RUTENG, NTT

Desa Wae Rebo, Ruteng, NTT. eloratour
Pemandangan menawan Desa Wae Rebo, Ruteng, NTT.

Untuk mencapai Desa Wae Rebo, kita harus treking sekitar 3 – 4 jam.  Lintasan trekking cukup menantang, namun pemandangan sepanjang perjalanan sungguh mempesona, dan kita akan disuguhi suara binatang liar seperti siamang, monyet dan burung liar.  Sampaidi Desa Wae Rebo, pemandangan berupa rumah adat, dengan suasana yang masih asri, dan kehidupan masyarakat yang sangat alami. Kita diperbolehkan untuk tinggal disini dengan membayar biaya penginapan dan biaya konsumsi.

Mbaru Niang, rumah kerucut suku Manggarai yang berada di desa Wae Rebo, Flores. Rumah berbentuk kerucut yang memiliki lima tingkatan terbuat dari kayu dan bambu. Lantai dasar berfungsi sebagai tempat tinggal bagi keluarga.  Pada lantai kedua digunakan untuk menyimpan makanan, untuk lantai ketiga digunakan menyimpan biji-bijian, dan lantai keempat sebagai penyimpanan makanan. Sedangkan pada lantai teratas atau lantai kelima sebagai tempat berdoa atau persembahan rohani. Untuk eksteriornya, menggunakan material yang berasal dari alam sekitar.  Menginap didalam rumah adat Niang menjadi pengalaman menarik, kita bisa belajar mengenal kopi dan bagaimana menyajikannya, atau tentang kain tenun, dan madu tanah nya.  Kita juga dapat menikmati seni Mbata yang selalu diturunkan dari generasi ke generasi.

 

SAWAH LODOK, RUTENG, MANGGARAI, NTT

Lodok Sawah berbentuk jaring laba-laba di Ruteng, NTT. eloratour
Lodok, desain sawah spektakuler yang terdapat di Ruteng, Manggarai, NTT.

Tak hanya misteri tentang Homo floresiensis yang menggoyahkan teori penyebaran manusia di dunia yang konon dari Afrika, Ruteng pun menjadi titik keberangkatan ke sebuah fenomena budaya dimana setengah masyarakat dunia menganggapnya fenomena alam berpangkal dari mahluk berinteligensi tinggi yaitu circle crop. Dari situlah mungkin tercipta Desain Sawah jaring laba-laba yang diakui dunia.  Karya spektakuler yang dinamakan Lodok itu konon terlahir dari adat istiadat setempat sehingga sawah jaring laba-laba dapat ditemukan di banyak tempat di Manggarai selain di Lingko Cara Cancar Kecamatan Ruteng.

Manggarai dikenal sebagai salah satu kabupaten di Pulau Flores yang paling berkembang, dengan Ibu kotanya Ruteng, sebuah kota yang cukup maju di kaki Gunung Anak Ranaka. Manggarai semakin berani menampakkan wajah cantiknya dengan pelayanan yang semakin prima bagi pengunjung. Bila berkunjung ke kota Ruteng, sempatkan waktu anda untuk berkunjung ke Kampung Ruteng.  Lokasi hanya berjarak tempuh 10 menit dari pusat kota Ruteng.  Arsitek kampung Ruteng penuh dengan pesan budaya leluhur, terdapat mesbah atau Compang dalam bahasa Manggarai menunjukan adanya kebiasaan menyembah pencipta dari budaya Bangsa Manggarai.

Di Ruteng, kita akan menyaksikan pemandangan puluhan gunung yang jarang di temukan di tempat lain — kecuali mungkin Gunung Kidul, Yogyakarta.  Bedanya, Ruteng bercurah hujan tinggi, berudara dingin dan penuh dengan kabut.  Bahkan kamera tidak dapat menangkap keindahan seluruh lanskapnya. Pemandangan hamparan sawah yang ditutup oleh gunung membuat kita terpesona.  Belum lagi penduduk yang ramah, suka menyapa bahkan orang yang baru kali pertama mereka jumpai.  Pagi hari, melihat anak-anak ke sekolah berjalan kaki bersama, menyusuri  jalan kampung, suatu pemandangan yang tidak ada lagi di perkotaan.

 

GOA RANGKO, MANGGARAI BARAT, NTT

Goa Rangko, Manggarai Barat, NTT, eloratourAir kolam yang jernih di dalam goa.  Sumber: di sini

Obyek wisata Goa Rangko terletak di Desa Rangko, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur kini tengah ramai diperbincangkan di jagad media sosial, khususnya instagram.  Untuk mencapai Goa Rangko yang keren ini, dibutuhkan waktu sekitar 1 jam berkendara dari Labuan Bajo atau dari Bandara Komodo.  Problem klasik obyek wisata baru adalah belum adanya kendaraan umum untuk menuju lokasi.  Selain jalannya yang masih berupa jalan berbatu, untuk ke sana, wisatawan harus sewa mobil atau motor.

Setelah sampai desa nelayan yang bernama Rangko, perjalanan dilanjutkan dengan perahu tradisional; dengan waktu tempuh sekitar 10 – 15 menit.  Sama juga, perahu nelayan tak selalu siap mengantar wisatawan.  Menurut travel.kompas.com. perahu-perahu hanya ada dan siap mengantarkan sekaligus masyarakat desa pergi ke kota.  Belum lagi soal kondisi pantainya yang dangkal menyulitkan kapal untuk bersandar.  Terkadang wisatawan harus berenang ke pantai saat laut surut.  Tapi justru itulah seru nya traveling:Serunya Traveling terletak pada prosesnya, spontanitas & ketidakpastian yang diakibatkannya … bukan saat sampai di obyek wisatanya itu yang membedakan dengan wisata-liburan … yang terskedul dengan rapi.  Lagipula setelah melalui keseruan-keseruan itu tadi kita akan mendapatkan sensasi yang sebanding, kolam yang jernih dan airnya yang segar.   Uniknya, air kolam di dalam Goa Rangko berasal dari resapan air laut .. yang rasanya tentu saja asin.

 

 

Demikian artikel berjudul TEMPAT WISATA MENAWAN DI NUSA TENGGARA TIMUR.

 

Terimakasih sudah mampir di Blog Wisata Menawan Indonesia, jangan lupa Like & Share ya Guys .. 🙂

 

 

 

Sumber :

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 25 April 2016 in WISATA NUSA TENGGARA TIMUR

 

Tag: , , , , , , ,

 
%d blogger menyukai ini: