RSS

PERJALANAN SPIRITUAL KE SIDOREJO

23 Sep

Perjalanan Spiritual ke Sidorejo

Perjalanan kali ini adalah Perjalanan Spiritual ke Sidorejo.  Pengen tau perjalanan spiritual yang dilakukan elora ke Desa Sidorejo, Lampung Timur ? Ikuti terus ceritanya 🙂

PERJALANAN SPIRITUAL

Sidorejo adalah nama salah satu Desa di Kabupaten Lampung Timur.  Mayoritas penduduknya beretnis Jawa, namun yang beretnis Bali juga terhitung cukup banyak.  Maka jika kita melewati jalan utama Desa Sidorejo, di kanan kiri akan terlihat rumah dengan ornamen khas Bali. Sebenarnya tujuan jalan kali ini bukan secara khusus mau ke Sidorejo, tapi tidak sengaja, berhubung lewat dan melihat ada keramaian, so dengan modal SKSD alias Sok Kenal Sok Dekat, saya nekad mampir … ha ha ha 😀

 

PERESMIAN PURE PEDADEAN DESA SIDOREJO

Meski cuman Bonek, ternyata saya disambut ramah oleh seorang anak muda, namanya Kadek.
Bli kita ini kelihatannya rada heran, makanya Bli Kadek nanya : “maaf dari mana dan mau ketemu siapa” ?! … ha ha ha 😀
Saya bilang saja kalau saya lihat ada keramaian, jadi pengen tau, sambil hunting foto dan informasi terkait budaya.
Bli Kadek menyambut ramah, malah mempersilahkan masuk, dan dipanggilkan Ketua Adat.
Waduh ! saya jadi pusing … mau ngomong apa ya nanti sama bapak-bapak tua, ketua adat pula ?!!

Rupanya dugaan saya salah, Ketua Adatnya masih muda,   baru 35-an tahun !
Bli Nyoman namanya.
Jadi asyik deh ngobrolnya … udah gitu saya diajak makan pula !  Rejeki, pantang ditolak ! ha ha ha 😀
Btw ada satu lauk yang cara masaknya mirip masakan Nusa Tenggara Timur : ayam di sayur dengan kuah bening.
Bedanya di NTT yang dimasak adalah jeroan ayamnya, kalau di Bali, eh Sidorejo, yang dimasak adalah dagingnya.   Pokoknya Hhhmmm, yummmie 😀

Jadi cerita punya cerita, ramai-ramai tadi adalah Persiapan Peresmian Pura Pedadean, pura keluarga besar.
Ini sudah persiapan hari ke 5, besok acara puncak peresmiannya, mengambil hari pasaran Rabu Wage, 17 September 2014.

Kalau saya nggak salah tangkap, tingkatan tempat sembahyang Hindu masyarakat Sidorejo begini guys :

Sangha              : Merupakan pura yang ada di tiap rumah tangga.  Untuk doa atau pemujaan harian.
Pura Pedadean : Merupakan pura keluarga besar, seperti yang saya posting ini,  terdiri dari 40-an KK. untuk doa bersama di hari raya tertentu.
Pura Desa         : Merupakan pura bersama satu warga desa.  Kalau untuk Desa Sidorejo, puranya terletak di depan pasar.

Selain itu di Desa juga ada Balai Banjar : semacam balai kampung, yang fungsinya menampung warga berkumpul membahas masalah adat.

 

Saya ngobrol dengan Bli Nyoman di sela-sela istirahat siang persiapan peresmian Pura, sekitar 45 menit.
Karena masih sama-sama anak muda, kami ngobrolnya cair cair saja, tapi kadang menyangkut Spiritual juga, misalnya ketika Bli Nyoman menjelaskan 3 sarana utama dalam Sesaji Hindu adalah : air, dupa dan kembang, selebihnya menurut Bli Nyoman adalah adat istiadat.
Hmmm, ada kesamaannya dengan agama abrahamik: sebab setahu saya, dalam agama Kristen, khususnya Katholik: dupa kemenyan, dan air juga merupakan sarana penting.  Demikian pula dalam Islam, air juga merupakan sarana penting untuk mensucikan diri sebelum Sholat.

Ok Guys, ini hasil jepretan saya, dengan kamera hp ala kadarnya, yang penting cukup bisa membantu kalian membayangkan apa yang saya tuliskan dalam artikel ini, tentang keadaan dan situsi Persiapan Peresmian Pura Keluarga Besar Bli Nyoman.

Pura Pedadean Keluarga Mangku Lendre   Pura Pedadean Keluarga Mangku Lendre - photo 2
Kiri : Sangha, Kanan : Sangha dengan ukuran yang lebih besar

 

Persiapan Salah satu sudut     Persiapan Peresmian, Bli Kadek dan keluarga besar
Kiri : Salah satu sudut; Kanan : Bli Kadek yang pertama menyambutku, sedang melakukan persiapan Upacara Besok.

Persiapan Peresmian, Aneka Masakan  Persiapan Peresmian, Anak-anak Bermain
Kiri : Aneka Masakan, untuk Persiapan Peresmian Pura;  Kanan : Dunia anak-anak, permainan, di mana saja dan kapan saja ! 😀

 

   Persiapan Peresmian, kiri Bli Nyoman, Ketua Adat   Di sela obrolan, Bli Nyoman, menikmati kretek bersama
Kiri : Sang Ketua Adat, sedang berkoordinasi dengan Keluarga;  Kanan : Menikmati Kretek di sela Obrolan, dan tentu saja Kopi Hitam 😀

PERJALANAN SPIRITUAL MELATIH KESABARAN

Guys, tau nggak kenapa artikel ini diberi judul “Perjalanan Spiritual” ?!

Pasti kalian akan menjawab: Karena artikel ini menceritakan tentang Peresmian Pura, Tempat Ibadat, sarana untuk mengasah spiritualitas.
Betul begitu kan ?!

Jawaban kalian nggak salah kok, itu memang alasan pertama.

Nah, alasan kedua, — ini nggak kalah penting ! — adalah : Karena jalannya itu lho, penuh lubang dan benar-benar menuntut kesabaran bagi siapapun yang melewatinya : butuh Spiritual tingkat tinggi ya kan ?!… ha ha hah 😀

Akses jalan dari By Pass, Bandar Lampung menuju Desa Sidorejo, Lampung Timur, yang melewati wilayah Kabupaten Lampung Selatan, sebenarnya merupakan akses terdekat dari Bandar Lampung menuju Lokasi Wisata Paling dikenal di Lampung : Pusat Latihan Gajah Way Kambas.

Tapi berhubung kondisi jalan yang ‘terlalu spiritual’ tadi, wisatawan dari arah Bandar Lampung yang ingin berkunjung ke Taman Nasional Way Kambas lebih memilih memutar melalui Metro, Sukadana, yang jaraknya lebih jauh sekitar 40 km.

Langsung Cekidot Guys :

Jalan Akses Panjang-Sribhawono   Jalan Akses Panjang-Sribhawono, photo 3
Kiri : Salah satu spot Jalan Bandar Lampung – Sidorejo;  Kanan : Pengendara menghindari jalan, mencari akses alternatif di bahu jalan.

 

Jalan Akses Panjang-Sribhawono, photo 2    Jalan Akses Panjang-Sribhawono, photo 5
Kiri : sekitar 70% Jalan dri PJR Panjang – Sidorejo seperti ini;  Kanan : Ini bukan permukaan Bulan atau Mars lho Guys 😀

 

Gimana, jalannya ? keren kan ?! …  cocok banget buat kalian yang suka off road … ha ha hah 😀

But, tolong …
Jangan jadikan kondisi jalan rusak nan ‘spiritiualis’ ini sebagai halangan untuk jalan-jalan di dan ke Lampung ya Guys  😀

Yuk kita terus bersemangat keliling Indonesia, termasuk Lampung, sambil berdoa supaya Pemerintah Daerah dan Pusat mau memperbaiki sarana jalan, yang menjadi salah satu nadi pertumbuhan wilayah, termasuk sektor ekonomi dan pariwisata.

Oke, demikian artikel berjudul “PERJALANAN SPIRITUAL KE SIDOREJO” dari kontributor elora kali ini, semoga bermanfaat.

 

Save

Save

Save

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 23 September 2014 in WISATA LAMPUNG

 

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: